CIANJUREKSPRES.ID – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, memastikan pemerintah terus memperkuat program SMK Go Global guna membuka lebih banyak peluang kerja bagi lulusan sekolah menengah kejuruan di luar negeri.
Cak Imin mengatakan, pemerintah akan memberikan berbagai kemudahan kepada calon pekerja migran, mulai dari akses pembiayaan, pelatihan, hingga penempatan kerja yang telah dipastikan tersedia.
“Program SMK Go Global kita dukung penuh. Calon pekerja akan dipermudah, dibantu melalui pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR), kemudian pelatihannya juga disubsidi, dan difasilitasi job order atau permintaan tenaga kerjanya,” katanya, pada Selasa 4 Agustus 2026.
Menurutnya, pemerintah tidak ingin pelatihan kerja dilakukan tanpa kepastian penempatan. Oleh karena itu, pemerintah terlebih dahulu memastikan kebutuhan tenaga kerja dari negara tujuan sebelum membuka pelatihan.
“Saya berkeliling ke berbagai negara untuk mencari job order, supaya yang diberangkatkan dan disiapkan benar-benar sudah ada lowongan kerjanya. Jadi jumlah peserta pelatihan disesuaikan dengan jumlah kebutuhan tenaga kerja,” katanya.
Dia menegaskan, pola tersebut dilakukan agar pelatihan yang diberikan tidak sia-sia dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri di negara tujuan.
“Tidak ada lagi pelatihan yang sia-sia. Kita lihat dulu job order-nya banyak atau tidak. Setelah itu baru kita siapkan pelatihannya sesuai dengan kebutuhan yang diminta,” tukasnya.












