CIANJUREKSPRES.ID – Tiga pengendara sepeda motor menjadi korban pohon tumbang di Jalan Raya Bandung, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Minggu 20 September 2026, malam. Dua sepeda motor yang melintas dari arah berlawanan tertimpa batang dan ranting pohon tersebut.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Pohon dengan ketinggian sekitar 10 meter tersebut tiba-tiba roboh ke badan jalan hingga mengenai pengendara yang sedang melintas.
Saksi mata, Daris (18), mengatakan, saat kejadian tidak terdapat angin kencang. Dia menduga pohon tumbang karena kondisi batang yang sudah tua dan lapuk.
“Tidak ada angin kencang. Mungkin karena sudah tua dan lapuk. Jadi pohonnya tiba-tiba tumbang,” ujar Daris kepada wartawan.
Menurutnya, dua sepeda motor sedang melintas saat pohon roboh. Satu pengendara yang datang dari arah Bandung menuju Cianjur terkena langsung bagian batang pohon, sedangkan dua korban lainnya yang berboncengan dari arah Cianjur menuju Bandung terkena ranting.
“Ada dua sepeda motor yang kena pohon tumbang. Korbannya tiga orang. Satu pengendara dari arah Bandung tertimpa langsung batang pohonnya, sedangkan dua korban yang berboncengan terkena ranting,” katanya.
Kapolres Cianjur, AKBP A Alexander Yurikho Hadi, mengatakan, seluruh korban telah mendapat penanganan medis. Dari tiga korban, satu orang mengalami luka sedang dan harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
“Untuk seluruh korban sudah ditangani dan mendapatkan penanganan medis. Satu korban dibawa ke rumah sakit,” kata Alexander.
Selain menyebabkan tiga orang terluka, pohon tumbang tersebut sempat menutup akses Jalan Raya Bandung dari kedua arah. Kondisi itu membuat arus lalu lintas di lokasi kejadian mengalami perlambatan.
Petugas gabungan dari BPBD, Damkar dan personel Samapta Polres Cianjur kemudian melakukan evakuasi, dengan membersihkan batang serta ranting pohon yang melintang di badan jalan.
“Arus lalu lintas sempat tersendat. Tapi akhirnya berhasil dibersihkan kurang dari satu jam. Sekarang lalu lintas sudah kembali normal,” pungkasnya.












