CIANJREKSPRES.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Cianjur resmi melantik 32 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kabupaten Cianjur yang digelar di Hotel Le Eminence, Jumat 30 Januari 2026.
Kegiatan yang dilanjutkan dengan rapat kerja daerah (Rakerda) itu menjadi bagian penting konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat cabang.
Hadir Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa, Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat, Mamat Rachmat, Ketua DPP Partai NasDem Bidang Pemenangan Pemilu Teritorial Provinsi Jawa Barat, Idris Sandiya, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Cianjur, Onnie Soerono Sandi, Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, Wakil Bupati Cianjur, Ramzi, jajaran pengurus DPD Partai NasDem Kabupaten Cianjur, Anggota DPRD Cianjur Fraksi Partai NasDem, serta seluruh Pengurus DPC.
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa optimis Partai NasDem akan menjadi pemenang di Kabupaten Cianjur di 2029.
“Dengan spirit pemenang, saya yakin kehadiran ketua dan pengurus DPC se-Kabupaten Cianjur yang hari ini dilantik akan membawa NasDem menjadi pemenang di Kabupaten Cianjur,” ujarnya.
Dia mengingatkan para pengurus DPC agar memberikan kemaslahatan dan kemanfaatan bagi masyarakat yang ada di sekitar.
“Niatkan masuk dalam dunia politik, dan menjadi bagian pengurus Partai NasDem itu untuk memberikan kemaslahatan dan kemanfaatan bagi masyarakat,” kata Saan.
Sementara, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Cianjur, Onnie Soerono Sandi, menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan pengukuhan amanah dan tanggung jawab besar kepada masyarakat.
Menurutnya, pengurus yang dilantik memiliki kewajiban moral untuk bekerja, berjuang, serta menghadirkan politik yang bermartabat dan berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya masyarakat Kabupaten Cianjur.
Ia juga berpesan agar seluruh pengurus DPC membangun organisasi yang solid, terbuka, dan responsif, serta menjadikan struktur partai di tingkat akar rumput sebagai kekuatan utama.
“Bukan sekedar alat politik sesaat, dengarkan suara rakyat, fahami kebutuhan mereka, dan hadirkan solusi yang nyata,” kata Onnnie.
Onnie menambahkan, tantangan politik dan demokrasi ke depan akan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kerja kolektif, integritas, dan loyalitas terhadap nilai-nilai partai.
“Mari kita rawat semangat kebersamaan kita, hindari perpecahan dan jadikan perbedaan diantara kita sebagai kekuatan untuk saling melengkapi,” katanya.












