CIANJUREKSPRES.ID – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), RK. Dadan Surya Negara, menilai keberpihakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terhadap para penyandang disabilitas di Jawa Barat masih kurang.
“Untuk 2025 dan 2026 ini masih kurang perhatian terhadap disabilitas. Jadi prioritas APBD Provinsi Jawa Barat kepada infrastruktur dan pendidikan,” katanya kepada Cianjur Ekspres, Sabtu 14 Februari 2026.
Dia tidak memungkiri pada sektor pendidikan terdapat alokasi anggaran pembangunan ruang kelas baru (RKB) untuk sekolah luar biasa (SLB).
“Cuma khusus untuk pemberdayaan (disabilitas,red) ini masih kurang, mudah-mudahan dalam waktu yang akan datang 2027 dan seterusnya, ada perhatian untuk disabilitas,” kata Dadan.
Pihaknya pun juga sedang mencoba mengadvokasi para disabilitas untuk mendapatkan pekerjaan dari Kementerian Ketenagakerjaan.
“Ini yang sedang kita usahakan agar para disabilitas pun memiliki kesamaan yang sama di dalam mendapatkan pekerjaan,” ucap Dadan.
“Kalau dari Kementerian Ketenagakerjaan sudah mulai ada perhatian terhadap disabilitas untuk mempekerjakan para disabilitas, tinggal kita sounding, masuk, maka disinilah ada advokasi,” sambungnya.












