CIANJUREKSPRES.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur mengakui kondisi armada pengangkut sampah saat ini masih belum optimal untuk melayani kebutuhan pengelolaan sampah di seluruh wilayah.
Meski demikian, pada tahun 2026 mendatang, DLH berencana menambah sejumlah kendaraan operasional guna meningkatkan pelayanan.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 DLH Kabupaten Cianjur, Prihadi Wahyu Santosa, mengatakan, penambahan armada akan dilakukan secara bertahap. Rencananya, akan ada tambahan dua unit truk amrol di wilayah Cianjur, tiga unit kendaraan pick up sigap di wilayah Cianjur, serta satu unit pick up sigap di wilayah Cipanas, sehingga total penambahan mencapai enam unit kendaraan.
“Untuk kondisi mobil pengangkut sampah saat ini memang masih kurang. Insya Allah tahun depan ada bantuan dari Kementerian, meskipun jumlah pastinya masih belum diketahui,” ujarnya kepada Cianjur Ekspres, Rabu 17 Desember 2025.
Sambil menunggu penambahan armada, DLH Cianjur akan memaksimalkan kendaraan yang ada dengan memperkuat koordinasi bersama para pemangku kebijakan di wilayah, seperti kecamatan dan desa, agar turut membantu proses pengangkutan sampah.
“Dengan armada yang ada dulu, kami berkoordinasi dengan kecamatan dan desa yang memiliki kendaraan agar bisa membantu proses pengangkutan sampah di wilayah masing-masing,” kata Prihadi.
Prihadi mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pengelolaan sampah sejak dari rumah, yakni dengan memilah sampah sesuai jenisnya. Menurutnya, pemilahan sampah dari sumber akan sangat mempermudah proses pengelolaan hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Kami mengimbau masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah dari rumah. Kalau sudah dipilah, pengelolaan di lapangan sampai di TPA akan jauh lebih mudah,” katanya.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk mematuhi jadwal pembuangan sampah yang telah ditetapkan, yakni pada pukul 20.00 WIB hingga 24.00 WIB. Kepatuhan terhadap jadwal tersebut dinilai akan membantu petugas dalam proses pengangkutan sampah agar lebih tertib dan efektif.
“Dengan menyimpan dan membuang sampah sesuai waktu yang ditentukan, itu akan mempermudah kami dalam proses pengangkutan,” tukasnya.












