Polres Cianjur Amankan Ratusan Motor Knalpot Bising

Kapolres Cianjur, AKBP Ahmad Alexander Yurikho Hadi.(Cianjur Ekspres/Fauzi Noviandi)

CIANJUREKSPRES.ID – Ratusan motor knalpot bising diamankan Jajaran Polres Cianjur di Pos Terpadu Operasi Ketupat Lodaya 2026 Sabtu 21 Maret 2026 dinihari.

Ratusan motor knalpot yang tidak sesuai Standar Nasional Indoensia (SNI) tersebut diamankan setelah polisi menerima banyak laporan dari masyarakat.

Kapolres Cianjur, AKBP Ahmad Alexander Yurikho Hadi, mengatakan kendaraan bermotor pada dasarnya telah dirancang sesuai standar keselamatan dan ketentuan yang berlaku, sehingga penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi dinilai melanggar aturan serta mengganggu ketertiban umum.

“Penegakan hukum ini kami lakukan karena banyaknya keluhan masyarakat. Di bulan Ramadan, khususnya malam hari yang seharusnya diisi dengan ibadah, justru terganggu oleh suara bising knalpot,” katanya, Sabtu 21 Maret 2026.

Dia menegaskan, langkah penindakan tersebut dilakukan secara tegas namun terukur demi menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi warga. Menurutnya, Polres Cianjur juga mendapat dukungan dari masyarakat atas upaya tersebut.

Selain penindakan knalpot bising, pihaknya turut mengimbau masyarakat untuk melengkapi aspek keselamatan berkendara, termasuk kelengkapan kendaraan dan dokumen kepemilikan. Hal itu dinilai penting untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, seperti kecelakaan maupun proses administrasi lainnya.

“Keselamatan berkendara harus menjadi perhatian utama, baik dari sisi kendaraan maupun pengendara, termasuk kelengkapan surat-surat kendaraan,” katanya.

Dalam pengamanan malam takbiran, Polres Cianjur juga melibatkan berbagai unsur, di antaranya TNI, Pramuka, serta relawan kebencanaan. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh guna mencegah potensi gangguan keamanan, termasuk takbir keliling yang berisiko membahayakan keselamatan.

Kapolres menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan kehadiran personel di lapangan selama pelaksanaan Operasi Ketupat guna memastikan situasi tetap kondusif.

“Kami akan terus melakukan pengawasan secara langsung agar situasi tetap aman dan tertib. Harapannya, hingga akhir Operasi Ketupat tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *