Mahasiswa KKN UNPI Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Cibaregbeg yang Dilanda Krisis Air

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Putra Indonesia (UNPI) Cianjur secara simbolis menyerahkan bantuan satu truk tangki air bersih bagi warga yang tengah mengalami krisis air, Senin 27 Juli 2026. (Foto: Kiriman untuk Cianjur Ekspres)

CIANJUREKSPRES.ID – Sebanyak 15 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Putra Indonesia (UNPI) diterima secara resmi di Desa Cibaregbeg, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga menyerahkan bantuan simbolis berupa satu truk tangki air bersih bagi warga yang tengah mengalami krisis air, Senin 27 Juli 2026.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UNPI, Denny Aditya, mengatakan, para mahasiswa yang diterjunkan telah dibekali kemampuan sesuai bidangnya masing-masing untuk mendukung pelaksanaan program pengabdian di masyarakat.

“Mahasiswa yang tergabung dalam kelompok KKN ini memiliki kemampuan dan keahlian yang berbeda-beda. Di dalam kelompok juga terdapat beberapa divisi sesuai bidang masing-masing, sehingga mereka diharapkan mampu menjalankan program kerja secara maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, sebelum diterjunkan ke lapangan, mahasiswa telah menyusun sejumlah program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

“Masing-masing divisi sudah menyiapkan program yang akan direalisasikan selama pelaksanaan KKN di Desa Cibaregbeg,” kata Denny.

Kepala Desa Cibaregbeg, Subuh Basarah, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UNPI. Ia berharap berbagai program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UNPI. Mudah-mudahan program yang mereka laksanakan dapat membantu masyarakat dan memberikan manfaat bagi Desa Cibaregbeg,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kelompok KKN Desa Cibaregbeg, Ilham Hanafi, menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan empat fokus program kerja, yakni di bidang ekonomi kreatif, sosial, pendidikan, dan kesehatan.

“Setiap program memiliki koordinator masing-masing. Saat ini seluruh tim sedang mempersiapkan pelaksanaan program agar bisa segera direalisasikan untuk masyarakat,” jelasnya.

Dia menambahkan, penyaluran satu truk tangki air bersih dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang telah mengalami krisis air bersih selama beberapa bulan terakhir.

“Kami ingin menyalurkan harapan melalui bantuan air bersih ini. Semoga dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian mahasiswa kepada warga yang sedang mengalami kesulitan,” tuturnya.

Ketua RT 06 Desa Cibaregbeg, Aceng, mengaku bantuan tersebut sangat membantu warga yang selama ini kesulitan memperoleh air bersih.

“Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan air bersih ini. Sudah sekitar dua bulan warga mengalami krisis air, bahkan sebagian harus mengambil air dari sungai yang kondisinya kurang jernih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *