Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Sindangbarang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Jajaran Kepolisian, TNI, dan Damkar Kabupaten Cianjur kumpulkan tengkorak manusia yang ditemukan di kawasan hutan di Kampung Pasir Panglay, RT 03/RW 03, Desa Jatisari, Kecamatan Sindangbarang, Rabu 5 Agustus 2026. (Foto : Dok. Polsek Sindangbarang)

CIANJUREKSPRES.ID – Warga menemukan kerangka manusia yang diduga telah lama berada di kawasan Hutan Perhutani petak 64, tepatnya di pinggir Sungai Cikawung, Kampung Pasir Panglay RT 03/RW 03, Desa Jatisari, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Kapolsek Sindangbarang, AKP, Dadang Aripin, mengatakan, temuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga yang sedang mencari ikan bersama perangkat desa di sekitar lokasi.

“Sekitar pukul 13.00 WIB, saksi bersama sejumlah perangkat desa sedang mencari ikan di Sungai Cikawung. Saat berada di kawasan hutan, mereka menemukan kerangka manusia yang kondisinya sudah berceceran, kemudian langsung melaporkan penemuan itu ke Polsek Sindangbarang,” ujarnya pada Kamis 6 Agustus 2026.

Menurutnya, setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tenaga medis.

“Dari hasil pemeriksaan di lokasi, kerangka manusia ditemukan dalam kondisi sudah terpisah-pisah dengan jarak sekitar satu hingga dua meter. Di sekitar lokasi juga ditemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan korban, yakni baju berwarna merah, celana panjang katun warna krem, sandal karet warna hitam, serta satu botol plastik minuman ukuran 1,5 liter,” katanya.

Dia menuturkan, berdasarkan pemeriksaan awal oleh petugas medis di lokasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang mencolok pada kerangka tersebut. Namun penyebab kematian belum dapat dipastikan.

“Pemeriksaan luar sementara tidak menemukan tanda kekerasan yang mencolok maupun kerusakan pada kerangka. Untuk memastikan identitas korban maupun penyebab kematiannya, diperlukan pemeriksaan forensik lebih lanjut,” tutur Dadang.

Dadang juga menjelaskan bahwa seluruh barang bukti beserta kerangka manusia telah dievakuasi ke RSUD Cianjur untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim forensik.

“Kerangka manusia beserta barang-barang yang ditemukan di lokasi sudah kami kirim ke RSUD Cianjur guna dilakukan identifikasi dan pemeriksaan forensik lebih lanjut. Saat ini identitas korban masih belum diketahui dan penyelidikan masih terus dilakukan,” jelasnya.

Sementara itu, Humas RSUD Sayang Kabupaten Cianjur, Raya Sandi, membenarkan kerangka twrsebut sudah ada di rumah sakit.

“Betul kang, kerangka tersebut sudah ada di RSUD Sayang,” katanya.

Dia menyebut, identitas korban masih belum diketahui dan masih menunggu pihak kepolisian menyelediki lebih lanjut.

“Sementara statusnya masih Mr. X, masih nunggu dari pihak kepolisian,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *