1.327 Karateka Ramaikan Cianjur Karate Championship 2026

Sebanyak 1.327 karateka mengikuti Cianjur Karate Championship Open dan Festival Tournament se-Jawa Barat 2026 yang digelar di Gedung Generasi Muda (GGM), Sabtu 19 September 2026.(Foto : Cianjur Ekspres/Moch. Nursidin)

CIANJUREKSPRES.ID – Sebanyak 1.327 karateka dari 32 kontingen mengikuti Cianjur Karate Championship Open dan Festival Tournament se-Jawa Barat, Piala Ketua DPRD Cianjur Cup 2026 yang digelar di Gedung Generasi Muda (GGM), Sabtu 19 September 2026.

Kejuaraan tersebut dibuka langsung Ketua DPRD Cianjur, Metty Triantika, dan dihadiri Kapolres Cianjur AKBP A. Alexander Yurikho Hadi, Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur Ruhli Solehudin, unsur Forkopimda serta tamu undangan lainnya.

Ribuan peserta yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat itu mayoritas merupakan pelajar mulai jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA). Mereka berkompetisi dalam sejumlah nomor pertandingan, yakni kata perorangan, kata beregu dan komite.

Metty Triantika mengatakan, antusiasme para peserta dalam mengikuti kejuaraan tersebut menjadi hal yang menggembirakan. Menurutnya, kehadiran karateka dari berbagai daerah menunjukkan olahraga karate memiliki potensi besar untuk terus berkembang di kalangan generasi muda.

Selain menjadi arena kompetisi, kata dia, kejuaraan tersebut juga dapat menjadi bagian dari proses pembinaan atlet sejak usia dini. Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu melahirkan karateka yang nantinya dapat membawa nama Cianjur maupun Jawa Barat di tingkat yang lebih tinggi.

“Mudah-mudahan bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi yang nantinya dapat dikirim ke ajang nasional maupun internasional,” kata Metty kepada wartawan.

Dia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan sportivitas dan kejujuran sebagai bagian penting dalam setiap pertandingan. Menurutnya, hasil pertandingan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan seorang atlet.

“Para atlet tetap semangat, kalah menang tetap biasa, yang penting menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Fanpan Nugraha menegaskan bahwa kejuaraan tersebut tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara. Lebih dari itu, pertandingan diharapkan menjadi ruang bagi para karateka untuk membentuk karakter dan mental yang kuat.

“Kejuaraan karate yang saat ini diselenggarakan bukan sekadar ajang lomba, tetapi momentum bahwa karate bukan tentang menang atas orang lain,” kata Fanpan.

Menurutnya, seorang karateka sejati tidak hanya dinilai dari kemampuan mengalahkan lawan, tetapi juga dari kemampuannya mengendalikan diri, bangkit dari kekalahan dan tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas.

“Seorang karateka sejati tidak diukur dari berapa kali ia dijatuhkan, melainkan bagaimana membangun jiwa sportivitas generasi muda,” tuturnya.

Fanpan juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Cianjur terhadap para atlet berprestasi. Salah satunya melalui pemberian beasiswa bagi karateka yang berhasil meraih juara dalam turnamen tersebut.

“Saya mengapresiasi Pemkab Cianjur memberikan beasiswa kepada para atlet yang meraih juara di turnamen ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *