Imbas Musim Kemarau, Sawi dan Pakcoy Mulai Langka di Pasar Muka

Ilustrasi-Pedagang Sayuran. Stok sejumlah sayuran hijau di pasaran mulai menipis akibat musim kemarau. (Foto : Dok. Cianjur Ekspres)

CIANJUREKSPRES.ID – Sejumlah jenis sayuran hijau mulai sulit ditemukan di pasaran akibat stok yang menipis di tengah musim kemarau. Kondisi tersebut turut memicu kenaikan harga pada beberapa komoditas sayuran.

Salah seorang pedagang di Pasar Muka Cianjur, Riyan Mustaqim mengatakan, beberapa jenis sayuran yang saat ini sulit diperoleh di antaranya sawi putih, sawi hijau, dan pakcoy.

“Yang mulai langka sawi putih, sawi hijau, dan pakcoy. Sekarang agak sulit mendapatkannya, sehingga harganya juga cenderung lebih tinggi,” katanya, Rabu 2 September 2026.

Menurutnya, harga pakcoy yang sebelumnya berada di kisaran Rp7 ribu hingga Rp8 ribu per kilogram, kini mengalami kenaikan menjadi sekitar Rp12 ribu per kilogram. “Biasanya kan Rp7.000-8.000 per kilonya,” katanya.

Selain harga meningkat, Riyan menyebut ketersediaan sayuran hijau juga semakin terbatas. Bahkan, dalam satu pekan terakhir stok yang biasanya mencapai sekitar 20 kilogram kini sudah sulit diperoleh. Menurutnya, kondisi diduga berkaitan dengan musim kemarau, karena sayuran hijau membutuhkan cukup banyak air untuk tumbuh sehingga produksi menjadi lebih sulit ketika ketersediaan air terbatas.

“Faktor kemarau juga. Karena kalau sayuran hijau, air itu termasuk kebutuhan utamanya. Kalau musim kemarau sulit,” katanya.

Riyan menambahkan, saat ini beberapa jenis sayuran memang masih bisa ditemukan di pasaran, tetapi dengan harga yang lebih tinggi. Sementara stok sawi putih, sawi hijau dan pakcoy sedang tidak tersedia.

“Memang mungkin ada barangnya tapi jadi mahal. Nah kalau sekarang di lapak saya mah nggak ada, lagi kosong stoknya soalnya susah,” katanya.(

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *