CIANJUREKSPRES.ID – DEWAN Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Cianjur menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk menyusun dan menetapkan program kerja Tahun 2026.
Kegiatan yang digelar di salah satu hotel kawasan Cianjur pada Sabtu 20 Desember 2025 ini dihadiri langsung Ketua Dewan Syariah Wilayah PKS Jawa Barat, Dr. H. Aang Kuvaini, S.Hut., M.Si, Sekretaris DSW PKS Jawa Barat, Dr. KH. Alfan Syafi’i, Lc., M.A, Pimpinan DPTD, Ketua DPD PKS Kabupaten Cianjur, Asep Riyatman, Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PKS, RK Dadan Surya Negara, serta seluruh pengurus DPD dan DPC, kader dan Fraksi PKS Kabupaten Cianjur.
Ketua DPD PKS Kabupaten Cianjur, Asep Riyatman, menegaskan, rakerda ini merupakan rapat kerja pertama untuk kepengurusan DPTD PKS Kabupaten Cianjur periode 2025-2030. Adapun sejumlah target program yang ditetapkan di 2026 diantaranya terkait dengan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) dalam rangka peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM).
“Kemudian juga terkait dengan pemberdayaan anggota, peningkatan kapasitas anggota. Dan untuk peningkatan jangkauan pelayanan PKS, kita ditugaskan untuk memberikan pelayanan keseluruh RW di Kabaupaten Cianjur. Insyaallah 2026 kita akan laksanakan secara bertahap,” katanya kepada Cianjur Ekspres.
Tak hanya itu, DPW PKS Jawa Barat juga menurunkan delapan program yang harus dicapai oleh masing-masing daerah, termasuk Kabupaten Cianjur. Salah satunya yakni peningkatan ketahanan keluarga melalui layanan Rumah Keluarga Indonesia (RKI).
“Kita diwajibkan untuk menyediakan layanan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) di 272 titik baru selama Tahun 2026,” ungkap Asep.
Mengenai tema yang diusung dalam Rakerda yakni “Kader Sehat, Semangat Menguat, Layanan Meningkat”. Asep mengatakan, pihaknya harus memastikan terlebih dahulu kesehatan seluruh anggota berikut keluarganya secara fisik mental dan spiritual.
Termasuk juga peningkatan kapasitas seluruh anggota, baik kader maupun pengurus di tahun 2026 sebelum melangkah lebih maksimal ke pelayanan publik di tahun berikutnya.
“Harapannya ketika kondisi kader sehat secara fisik, mental dan spiritual, maka semangat mereka untuk hadir melayani di tengah masyarakat semakin kuat, dan pada akhirnya insyaallah di akhir 2026 kita akan mulai pelayanan yang meningkat secara merata,” pungkasnya.












