Ditinggal Beli Obat, Gudang Kayu di Gekbrong Cianjur Hangus Terbakar

Ditinggal Beli Obat, Gudang Kayu di Gekbrong Cianjur Hangus Terbakar
Petugas Damkar Kabupaten Cianjur melakukan pendinginan di lokasi kebakaran yang terjadi di Kampung Jati, Desa Gekbrong, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, pada Jumat, 13 Maret 2026, malam. (Foto: Akmal Esa Nugraha/Cianjur Ekspres)

CIANJUREKSPRES.ID – Kebakaran melanda gudang kayu untuk material mebel di Kampung Jati, Desa Gekbrong, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, pada Jumat, 13 Maret, 2026, malam.

Kebakaran tersebut diketahui terjadi saat pemilik tempat sempat meninggalkan lokasi sekitar 10 menit untuk membeli obat sakit kepala ke warung.

Operator Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Muhammad Sufyan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 21.31 WIB.

“Kami dari Damkar Cianjur menerima laporan sekitar pukul 21.13 WIB. Kemudian kami melakukan persiapan sekitar lima menit sebelum berangkat ke lokasi,” kata Sufyan.

Menurutnya, petugas menempuh perjalanan sekitar 15 kilometer dan tiba di lokasi sekitar pukul 21.33 WIB. Saat tiba, api sudah membakar material mebel yang berada di lokasi tersebut.

“Area yang terbakar merupakan material bahan mebel dengan luas kurang lebih 100 meter persegi dan habis terbakar,” katanya.

Dia menjelaskan, lokasi penyimpanan material mebel tersebut berada berdempetan dengan sebuah bengkel mobil. Namun api tidak sampai merembet ke bangunan bengkel.

“Material mebel itu berdempetan dengan bengkel mobil, tapi Alhamdulillah yang terbakar hanya bahan mebelnya saja. Dari pihak bengkel tidak ada yang terkena rembetan api,” katanya.

Sufyan menambahkan, sebelum api membesar warga sempat mengamankan kendaraan yang berada di sekitar lokasi kebakaran.

“Menurut informasi tadi ada dua sepeda motor dan satu mobil pikap yang berada di area tersebut. Namun kendaraan berhasil diamankan oleh masyarakat sebelum api lebih membesar,” katanya.

Dia menyebut, berdasarkan keterangan pemilik material mebel, api diketahui sudah membesar saat dirinya kembali dari warung membeli obat.

“Menurut informasi dari pemilik, sebelumnya dia pergi ke warung terdekat untuk membeli obat karena sakit kepala. Sekitar 10 menit kemudian saat kembali, api sudah membesar di area material mebel,” katanya.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, petugas menurunkan dua unit kendaraan pemadam dari Pos 1 Cianjur, yakni satu unit fire truck dan satu unit water supply dengan delapan personel.

“Penanganan berlangsung kurang lebih satu jam 15 menit hingga api berhasil dipadamkan. Saat ini kami juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” katanya.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.

“Untuk korban jiwa nihil, dan kerugian diperkirakan sekitar kurang lebih Rp50 juta. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *