CIANJUREKSPRES.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kapupaten Cianjur menyiapkan berbagai langkah rekayasa lalu lintas (Lalin), termasuk menyiapkan jalur alternatif bagi para pemudik yang melintas maupun menuju wilayah Cianjur menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Cianjur, Aris Haryanto, mengatakan, pihaknya menjalankan instruksi pimpinan untuk menyambut datangnya bulan Ramadan dan arus mudik Lebaran 2026, degan memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi.
“Sesuai tugas kami Dishub Cianjur dan sesuai instruksi dari pimpinan, kita harus menyambut datangnya bulan Ramadan dan Lebaran Idul Fitri 2026,” ujar Aris kepada Cianjur Ekspres, Selasa 10 Februari 2026.
Aris menegaskan, salah satu perhatian utama adalah optimalisasi perlengkapan jalan, khususnya penerangan jalan umum (PJU). Lampu jalan yang mati akan segera diperbaiki, sementara titik-titik yang masih gelap akan dipasangi penerangan jika memungkinkan.
Bila belum dapat dipasang, Dishub akan melakukan rekayasa lalu lintas, termasuk menyiapkan jalur alternatif yang aman dilalui pemudik.
“Baik yang melintasi Cianjur maupun yang akan menuju Cianjur, semuanya menjadi perhatian kami,” katanya.
Dishub Cianjur memprioritaskan pengamanan dan penanganan di ruas jalan nasional, mulai dari Ciranjang hingga Cipanas, kemudian menuju Sukabumi, serta jalan nasional melalui jalur lingkar.
“Beberapa titik memang masih sangat gelap dan kondisi jalannya berlubang. Ini perlu koordinasi lintas instansi, terutama dengan pihak PU dan juga kami Dishub,” jelas Aris.
Terkait penerangan jalan, Aris mengakui kondisi PJU saat ini belum optimal karena jumlah yang tersedia masih terbatas. Namun, pihaknya terus berupaya meningkatkan penerangan jalan dan menjalin komunikasi dengan pihak terkait.
“Ini juga menjadi atensi Pak Bupati, bagaimana membuat Cianjur lebih terang,” ujarnya.












