CIANJUREKSPRES.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menilai serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 berada dalam kategori cukup baik. Meski demikian, Pemkab menargetkan serapan APBD pada tahun 2026 dapat lebih dimaksimalkan.
Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, mengatakan, capaian serapan APBD 2025 patut diapresiasi, namun tetap perlu ditingkatkan pada tahun berikutnya.
“Serapan APBD Cianjur 2025 kita cukup baik. Hanya saya minta kepada rekan-rekan dan kita semua dari pemerintah daerah agar pada 2026 ini bisa lebih maksimal lagi,” ujarnya kepada Cianjur Ekspres, Selasa 6 Januari 2026.
Dia menambahkan, sisa anggaran yang masih ada akan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembangunan daerah.
“Yang kemarin mungkin masih ada sisa-sisa anggaran, itu akan dimaksimalkan untuk pembangunan,” katanya.
Terkait adanya sejumlah dinas dengan tingkat serapan yang dinilai rendah, Wahyu menjelaskan bahwa hal tersebut tidak selalu berbanding lurus dengan rendahnya kinerja pembangunan.
“Soal beberapa dinas yang serapannya rendah, itu tidak selalu berarti pembangunannya juga rendah. Kadang memang kegiatannya bukan pada layanan langsung, melainkan pada administrasi,” jelasnya.
Dia juga menegaskan bahwa Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) memiliki peruntukan yang jelas dan akan disalurkan sesuai kebutuhan, terutama untuk belanja rutin pada awal tahun.
“Silpa itu disalurkan, misalnya untuk gaji guru bulan Januari, gaji karyawan, petugas kebersihan, petugas teknis, dan lainnya. Nanti penyerapannya akan dilakukan di bulan Januari ini,” pungkasnya.












