Mapag Jawara Jadi Momentum Lahirkan Generasi Baru Pesepak Bola Cianjur

Dua pemain Persib Bandung asal Cianjur, Kakang Rudianto dan Robi Darwis saat diarak bobotoh dalam kegiatan Mapag Jawara yang digelar Polres Cianjur, Selasa 26 Mei 2026.(Foto: Cianjur Ekspres/Riekzan Rezkyesa)

CIANJUREKSPRES.ID – Kegiatan Mapag Jawara yang digelar untuk menyambut dua pemain Persib Bandung asal Cianjur, Kakang Rudianto dan Robi Darwis, tidak hanya menjadi ajang perayaan atas keberhasilan Maung Bandung meraih gelar juara Liga 1. Lebih dari itu, momentum tersebut diharapkan menjadi pemantik lahirnya generasi pesepak bola baru dari Kabupaten Cianjur.

Ketua Viking Underground Cianjur, Beni Sumarna, mengungkapkan, kegiatan penyambutan tersebut berawal dari obrolan bersama Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, saat menggelar nonton bareng pertandingan Persib Bandung.

Menurutnya, setelah Persib memastikan diri menjadi juara, muncul gagasan untuk memberikan apresiasi kepada Kakang Rudianto dan Robi Darwis yang merupakan putra asli Cianjur dan turut berkontribusi membawa Persib meraih gelar juara.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres. Dari awal kami sering nobar bersama di Polres, baik pertandingan kandang maupun tandang. Sampai akhirnya muncul ide bagaimana kalau Kakang dan Robi yang merupakan putra daerah Cianjur kita sambut secara khusus,” kata Beni, Selasa 26 Mei 2026.

Menurutnya, kedua pemain tersebut layak mendapat apresiasi karena telah mengharumkan nama Cianjur di level nasional bahkan internasional. Kakang Rudianto sendiri merupakan pemain Tim Nasional Indonesia yang juga menjadi pemain reguler Persib Bandung.

“Alangkah baiknya kita arak pahlawan Cianjur, kebanggaan masyarakat Cianjur. Mereka sudah membawa nama baik Cianjur di kancah sepak bola nasional bahkan internasional,” katanya.

Beni mengaku terharu melihat keberhasilan Persib meraih tiga gelar juara secara beruntun. Menurutnya, kontribusi Kakang dan Robi belum banyak mendapatkan perhatian di daerah asalnya.

“Saya sampai merinding melihat Persib juara tiga kali berturut-turut. Kakang dan Robi ini putra daerah yang membanggakan, sehingga kami merasa perlu memberikan penghargaan dan apresiasi,” ujar Beni.

Selain sebagai bentuk penghormatan kepada dua pemain Persib tersebut, Beni berharap kegiatan Mapag Jawara dapat menjadi motivasi bagi anak-anak yang sedang menimba ilmu di sekolah sepak bola (SSB) di Cianjur.

Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 24 hingga 28 SSB yang aktif melakukan pembinaan usia dini di Kabupaten Cianjur.

“Kami ingin anak-anak SSB melihat langsung bahwa pemain asal Cianjur bisa menembus level profesional. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi dan memunculkan generasi baru seperti Kakang, Robi, bahkan Atep,” katanya.

Sementara itu, Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menyambut baik keberhasilan dua pemain asal Cianjur tersebut dan berharap prestasi mereka dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda.

“Alhamdulillah, mereka bersama Persib berhasil meraih juara. Kami ingin seluruh masyarakat ikut memeriahkan prestasi putra daerah Cianjur ini,” katanya.

Menurutnya, Cianjur memiliki sejarah panjang dalam melahirkan pesepak bola berprestasi, mulai dari legenda Persib Bandung, Atep Rizal, hingga kini Kakang Rudianto dan Robi Darwis.

“Dulu ada Kang Atep yang membawa Persib juara pada 2014. Sekarang ada Kakang dan Robi. Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Cianjur,” ujarnya.

Dia menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mendukung pembinaan olahraga, termasuk sepak bola, agar semakin banyak atlet berprestasi lahir dari Cianjur.

“Kami melihat mereka memiliki semangat juang yang tinggi. Ini yang ingin kami sampaikan kepada anak-anak di Cianjur, bahwa dengan kerja keras dan tekad yang kuat mereka juga bisa berprestasi,” ucap Bupati.

Dia juga.menegaskan, Pemkab Cianjur akan terus memberikan dukungan melalui penyediaan fasilitas olahraga dan program pembinaan bagi generasi muda yang memiliki bakat di bidang olahraga.

“Kita juga memberikan motivasi, inspirasi, termasuk beasiswa dan melengkapi fasilitas olahraga bagi anak-anak yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga,” katanya.

Saat ditanya terkait dukungan terhadap sekolah sepak bola dan akademi sepak bola di Cianjur, Wahyu memastikan pemerintah daerah siap memberikan dukungan.

“InsyaAllah,” ujarnya singkatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *