CIANJUREKSPRES.ID – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0608/Cianjur di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cibinong, terus menunjukkan progres signifikan. Selain pembangunan infrastruktur, sejumlah sasaran fisik seperti rumah tidak layak huni (rutilahu) dan mandi, cuci, kakus (MCK) juga memasuki tahap penyelesaian.
Pasiter Kodim 0608/Cianjur, Kapten Inf Ferry Firmansyah, mengatakan, seluruh personel gabungan terus bekerja menyelesaikan berbagai sasaran fisik agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
“Pada Kamis, 6 Agustus 2026, personel yang tergabung dalam Satgas TMMD melaksanakan berbagai pekerjaan lanjutan, mulai dari pengecatan dan pengacian rutilahu, pemasangan keramik dan plafon rumah, hingga pengecatan MCK di sejumlah titik. Seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana sebagai bagian dari percepatan penyelesaian sasaran TMMD,” ujar Ferry kepada wartawan, Kamis 6 Agustus 2026.
Dia menjelaskan, personel Marinir melaksanakan pengecatan dan pengacian rutilahu milik Burhanudin di Kampung Citamiang RT 008/RW 004, Desa Mekarmukti. Personel Marinir bersama Lanud ATS juga melakukan pengecatan MCK di Kampung Citamiang.
Sementara itu, personel Lanud ATS mengerjakan pemasangan keramik dan plafon rumah milik Angga. Di lokasi lain, personel Yon TP 938/Pancasona melanjutkan pembangunan rutilahu di Kampung Sindang Kasih serta melakukan pengecatan MCK 03 di RT 003/RW 004.
Ferry menambahkan, manfaat program TMMD kini mulai dirasakan warga. Salah satunya melalui hasil betonisasi jalan yang telah mempermudah akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Dengan akses jalan yang lebih baik, mobilitas warga menjadi lebih lancar, distribusi hasil pertanian lebih mudah, dan diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Inilah tujuan utama TMMD, yaitu menghadirkan pembangunan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Program TMMD Ke-129 di Desa Mekarmukti merupakan wujud sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga melalui pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum.












