Puluhan Warga di Kecamatan Cibeber dan Campaka Diungsikan Akibat Banjir dan Longsor

Puluhan jiwa di Kecamatan Cibeber dan Campaka, Kabupaten Cianjur, terpaksa diungsikan setelah rumah yang ditempatinya terdampak banjir dan longsor. (Foto: Dok. BPBD Cianjur)

CIANJUREKSPRES.ID – Puluhan jiwa di dua kecamatan di Kabupaten Cianjur terpaksa diungsikan setelah rumah yang ditempatinya terdampak banjir dan longsor.

Banjir dan tanah longsor terjadi akibat hujan deras dengan intensitas tinggi turun di wilayah tersebut hampir selama beberapa jam pada Minggu 3 Mei 2026 malam.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, menjelaskan, berdasarkan hasil laporan dan asesment petugas telah terjadi banjir serta longsor di Kecamatan Cibeber dan Campaka.

“Banjir dilaporkan melanda dua desa di Kecamatan Cibeber, yaitu di Kampung Songgom Desa Cikondang, dan Kampung Kaum Weta Desa Cihaur,” jelasnya, Senin 4 Mei 2026.

Dari dua desa yang terdampak banjir tersebut, lanjut dia, sebanyak 81 jiwa terdiri dari sekitar 15 keluarga terpaksa harus mengungsi ke madrasah atau lokasi yang lebih aman.

“81 jiwa yang mengungsi tersebut terdiri dari 72 jiwa di Kampung Kaum Wetan, Desa Cihaur, dan sembilan jiwa di Kampung Songgom RT 05/RW 03, Desa Cikondang,” tambah Asep.

Menurutnya, puluhan orang yang terdampak banjir tersebut sudah kembali ke rumahnya masing-masing setelah ketinggian banjir kembali surut pada Senin 4 Mei 2026 pagi.

“Ketika (air,red) surut, warga sudah pada kembali lagi, dan sudah membersihkan rumahnya dari lumpur yang terbawa banjir semalam. Tapi kami meminta ketika hujan terjadi dan aliran sungai meluap lagi supaya kembali mengungsi,” ujar Asep.

Selain di Kecamatan Cibeber, tiga rumah warga di kampung berbeda di Desa Cidadap, Kecamatan Campaka dilaporkan rusak akibat terdampak tanah longsor.

“Tiga rumah yang rusak ringan akibat tanah longsor tersebut, diantaranya yaitu di Kampung Cikekep RT 06/RW 03, Kampung Ciranca RT 05/RW 04, dan Kampung Cimapag RT 03/RW 03,” katanya.

Asep menuturkkan, berdasarkan laporan yang diterima dari akibat tanah longsor tersebut, membuat 10 jiwa dari tiga keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat serta keluarga terdekat.

“Selain rumah, tanah longsor yang terjadi di Kampung Cijambe RT 07/RW 03, Desa Cidadap, membuat akses jalan tak bisa dilalui akibat jalan tertutup tanah longsor,” tukasnya.

Dia menambahkan, pihaknya hingga kini masih melakukan penanganan dan pendataan di beberapa titik yang terdampak banjir serta tanah longsor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *