CIANJUREKSPRES.ID – Satu rumah di Kampung Awilarangan RT 01/RW 06, Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur rusak akibat terdampak tanah longsor, Kamis 2 April 2026.
Tanah longsor yang disebabkan hujan deras tersebut juga membuat sejumlah rumah lainya terancam.
Kepala Desa Cikahuripan, Tubagus Muhammad Daud mengatakan, tanah longsor tersebut terjadi setelah Tembok Penahan Tanah (TPT) ambruk akibat tak mampu menanah air hujan yang turun cukup lama.
“Akibat ambruknya TPT tersebut satu rumah warga rusak pada bagian belakangnya. Beruntung tidak ada korban jiwa dan luka dalam kejadian tanah longsor itu,” katanya.
Selain merusak satu rumah warga lanjut dia, delapan rumah warga lainya pun terancam terbawa tanah longsor. Meski demikian, warga masih menempatinya.
“Warga yang terdampak dan terancam masih bertahan. Tetapi kita meminta warga untuk mencari tempat yang lebih aman apabila hujan turun lain, karena khawatir ada longsor susulan,” katanya.
Dia mengatakan, pihaknya juga telah melaporkan kejadian tanah longsor tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Pemerintah Kecamatan Gekbrong.
Sementara itu, Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Asep Sudrajat mengatakan, sejumlah personil telah diturunkan ke lokasi tanah longsor untuk melakukan penanganan dan pendataan.
“Begitu kita dapat laporan, petugas langsung kita kerahkan. Hingga kini petugas masih melakukan assesment juga penanganan,” katanya.












