CIANJUREKSPRES.ID – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur memberikan apresiasi tinggi atas capaian kinerja PT BPR Cianjur Jabar (Perseroda). Pasalnya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut dinilai konsisten menjaga kesehatan finansial, yang dibuktikan dengan rutin menyetorkan dividen kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur setiap tahunnya selama lima tahun terakhir.
Teranyar, kontribusi dividen tersebut diserahkan sebagai “kado” istimewa dalam momentum peringatan Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-349 belum lama ini.
Meski sangat mendukung capaian tersebut, Komisi II mengingatkan pemerintah daerah dan manajemen BPR Cianjur agar alokasi dividen yang disetorkan tidak sampai mengorbankan kecukupan modal bank serta rencana ekspansi kredit ke depan.
“Kami sangat mendukung terkait dengan adanya dividen kemarin pada saat Hari Jadi Cianjur. Ini menunjukkan keberhasilan kinerja BUMD. Namun, kami juga mendorong pemerintah tetap mengawal agar porsi dividen tidak mengorbankan kecukupan modal dan ekspansi kredit BPR Cianjur,” ujar Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Cianjur, Atep Hermawan Permana kepada Cianjur Ekspres, Senin 13 Juli 2026.
Atep menekankan pentingnya pemenuhan Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Langkah ini krusial guna menjamin ketahanan bank jangka panjang sebelum laba bersih dialokasikan sebagai dividen untuk pemda.
Gedung Baru, Semangat Baru
Dia mengungkapkan, Komisi II beberapa waktu lalu telah melakukan audiensi dengan BPR Cianjur, dan sangat mendukung sekali dengan adanya gedung baru.
“Alhamdulillah, kemarin ada kado HJC dengan diberikannya sertifikat, dan kebetulan kantornya sudah jadi tinggal diisi. Dengan adanya kantor baru di lokasi strategis tersebut, kami mendorong operasional BPR semakin maju,” kata Atep.
Politisi Partai Golkar itu berharap, kehadiran gedung baru mampu mendongkrak kinerja operasional BPR Cianjur. Komisi II, kata Atep, menargetkan kontribusi dividen pada tahun-tahun berikutnya bisa jauh lebih meningkat secara signifikan melampaui capaian tahun ini.
Dorong BUMD Lain Sumbang PAD
Lebih lanjut, Komisi II mendorong Pemerintah Kabupaten Cianjur sebagai pemberi modal agar BUMD yang dimiliki pemerintah daerah bisa memberikan dividen, dalam hal ini menyumbang pendapatan asli daerah (PAD).
“Intinya, setiap BUMD yang dibentuk oleh pemerintah harus memberikan dua hal. Pertama, kebermanfaatan nyata kepada masyarakat, dan kedua adalah keuntungan dalam bentuk dividen yang disetorkan kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegas Atep.
Diberitakan sebelumnya, PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Cianjur Jabar (Perseroda) menyetorkan dividen sebesar Rp174.251.636 dari laba bersih yang dihasilkan selama Tahun 2025 kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur.
Secara simbolis penyerahan dividen dilakukan langsung Direktur BPR Cianjur Jabar (Perseroda) Mochamad Ansyah Ferliansyah kepada Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian di sela-sela Upacara Peringatan Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-349 tahun di Lapang Cibalagung, Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Minggu 12 Juli 2026.












