Put Your Hands Up! Lampu Hias Biru-Ungu di Ruas Jalan Cianjur Jadi Candaan Warganet

Put Your Hands Up! Lampu Hias Biru-Ungu di Ruas Jalan Cianjur Jadi Candaan Warganet
Penampakan lampu hias biru-ungu di sepanjang sisi Jalan Mangunsarkoro, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Selasa 30 Desember 2025. (Foto: Cianjur Ekspres/Akmal Esa Nugraha)

CIANJUREKSPRES.ID – Video lampu hias yang melilit pohon di kawasan Jalan Mangunsarkoro, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, viral di media sosial. Lampu berwarna biru dan ungu tersebut disebut-sebut menyerupai lampu hiburan malam sampai menjadi candaan warganet.

Dalam video berdurasi sekitar 30 detik yang diunggah akun TikTok @whisnuram, memperlihatkan Jalan Mangunsarkoro Cianjur dan menyoroti lampu hias yang menyala di sepanjang sisi jalan tersebut sambil melempar candaan “put your hands up” atau seruan mengangkat tangan ala diskotik.

“Atuh da ti ujung belah ditu nepi belah dieu loba lampu-lampu pucuhensap pucuhensap kie tingali. Naha pemerintah teh? Arek nyieun warga Cianjur jadi pucuhensap pucuhensap. (Dari ujung sana sampai ujung sini banyak lampu-lampu put your hands up. Kenapa pemerintah tuh gini? Mau membuat warga Cianjur menjadi put your hands up),” katanya dalam video tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kasi Teknik Tata Bangunan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Cianjur, Dhany Surya, mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi dan pengaturan ulang terhadap sistem pencahayaan tersebut.

“Nanti akan kami setting kembali. Bisa jadi akan disortir, apakah sistemnya dinaikkan sebagian, dikurangi, atau diatur ulang jedanya,” kata Dhany saat dikonfirmasi oleh Cianjur Ekspres, pada Selasa, 30 Desember 2025.

Dia menjelaskan, pemasangan lampu hias tersebut sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, konsep serupa juga telah diterapkan di sejumlah titik lain di Cianjur, seperti kawasan Jalan Dr Muwardi dan Jalan Selakopi.

“Lampu seperti ini sebelumnya sudah ada. Memang ini bagian dari satu seri yang dipasang di beberapa lokasi. Hanya saja, yang di sini mungkin belum disesuaikan secara maksimal,” katanya.

Dhany menuturkan, lampu yang digunakan telah melalui proses pemilihan dan dirancang dengan konsep pencahayaan lembut atau soft lighting, dengan dominasi warna biru, ungu, serta kuning di beberapa ruas jalan lainnya.

“Itu hasil pemilihan, kita pilih yang soft. Warnanya memang biru dan ungu, sementara di lokasi lain juga ada yang kuning,” katanya.

Terkait kemungkinan perubahan warna atau pola pencahayaan, Dhany tidak menutup peluang adanya penyesuaian lanjutan.

“Untuk ke depan, penyesuaian warna bisa saja dilakukan. Tapi saat ini fokusnya kita setting dulu. Kalau memang ada yang kurang pas, nanti kita atur ulang, bisa dengan sistem jeda, digilir, atau pengaturan waktu nyala lampu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *