Puluhan Tim SAR Gabungan Diturunkan Cari Anak Hilang di Sungai Cijampang

Puluhan Tim SAR gabungan diturunkan untuk melakukan pencarian terhadap seorang anak yang hilang di aliran Sungai Cijampang, Desa Sindangkerta, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, Rabu 24 Desember 2025.(Dok. SAR Cianjur)

CIANJUREKSPRES.ID – Puluhan Tim SAR gabungan diturunkan untuk melakukan pencarian seorang anak yang hilang di aliran Sungai Cijampang, Desa Sindangkerta, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur.

Kanit SAR Cianjur M. Andika mengatakan, memasuki hari kedua pasca seorang anak yaitu E (11) hilang di aliran Sungai Cijampang puluhan Tim SAR gabungan diturunkan untuk melakukan pancarian.

“Tim SAR gabungan yang ikut dalam pencarian tersebut tercatat ada sebanyak 33 personil, terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, Damkar Cianjur serta relawan lainya,” katanya saat dihubungi, Rabu 24 Desember 2025.

Selain itu lanjut dia, Tim SAR gabungan menurunkan satu unit perahu karet, satu unit kendaraan rescue, dan alat perlindungan diri (APD) serta alat komunikasi.

“Tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian di sekitar titik pertama korban dinyatakan hilang hingga sejauh 5 kilometer menuju jembatan Bojongpetir Kecamatan Tanggeung,” katanya.

Sebelumnya, seorang anak ditemukan tewas dan satu lainnya dinyatakan saat berenang di aliran Sungai Cijampang, Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, Selasa 23 Desember 2025 siang.

Kapolsek Pagelaran, Iptu Budi Rustandi membenarkan pihaknya telah menerima laporan adanya satu anak yang meninggal dan satu lainnya hilang tengah bermain di aliran Sungai Cijampang.

“Berdasarkan keterangan beberapa warga, ada enam orang anak usai bermain sepak bola, mereka berenang di aliran Sungai Cijampang,” katanya.

Saat bermain di aliran Sungai Cijampang lanjut dia, korban FP (9) sempat terjatuh dan berusaha ditolong E (10). Namun keduanya malah masuk ke dalam aliran sungai tersebut.

“Sedangkan seorang temannya langsung meminta pertolongan warga sekitar. Padahal saat kejadian cuaca cukup cerah, dan aliran Sungai Cijampang pun normal tidak mengalami kenaikan,” ujarnya.

Dia mengatakan, saat ini korban FP (9) sudah ditemukan oleh warga sekitar, namun kondisinya sudah tidak bernyawa. Sedangkan E (10) hingga kini belum ditemukan.

Puluhan Tim SAR gabungan diturunkan untuk melakukan pencarian terhadap seorang anak yang hilang di aliran Sungai Cijampang, Desa Sindangkerta, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, Rabu 24 Desember 2025.(Dok. SAR Cianjur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *