CIANJUREKSPRES.ID – Jajaran Polres Cianjur mengunjungi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur untuk memperkuat sinergi antaraparat penegak hukum (APH) dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Cianjur. Dalam pertemuan tersebut, salah satu isu yang menjadi perhatian adalah maraknya anak di bawah umur yang kedapatan membawa senjata tajam selama masa libur sekolah.
Kapolres Cianjur AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi mengatakan, pertemuan dengan jajaran Kejari Cianjur merupakan agenda silaturahmi yang rutin dilakukan, bukan kunjungan khusus yang dikaitkan dengan isu tertentu.
“Kunjungan ini bukan kunjungan yang spesial ataupun sekali dua kali. Insya Allah ini merupakan kunjungan yang rutin. Kalau kemudian dikaitkan dengan dinamika yang terjadi di Jakarta, itu menjadi hak masyarakat untuk berpendapat,” katanya.
Menurutnya, Polres Cianjur bersama Kejari, Pengadilan Negeri, dan aparat penegak hukum lainnya memiliki komitmen yang sama untuk mewujudkan situasi keamanan yang kondusif di Kabupaten Cianjur.
“Kami bersama APH yang lain, termasuk pengadilan dan kejaksaan, sepakat ingin mewujudkan Cianjur yang lebih aman. Masing-masing memiliki tugas berbeda, tetapi tujuannya sama,” ujarnya.
Kapolres mengungkapkan, salah satu pembahasan dalam pertemuan tersebut ialah penanganan anak di bawah umur yang membawa senjata tajam, terutama selama masa libur sekolah. Menurutnya, penegakan hukum perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kriminal yang lebih serius.
“Dibayangkan anak di bawah umur membawa senjata tajam pada pukul empat pagi di tengah kota. Pertanyaannya untuk apa? Jangan sampai nanti harus ada korban terlebih dahulu, baik luka maupun kehilangan nyawa. Karena itu hukum harus ditegakkan,” tegas Kapolres.
Meski begitu, dia menilai penegakan hukum saja tidak cukup apabila tidak dibarengi dengan kerja sama seluruh pihak dalam menjaga keamanan daerah.
“Kalau hanya hukum sekadar hadir, kami tidak yakin Cianjur akan benar-benar aman. Karena itu dibutuhkan kolaborasi semua pihak agar Cianjur tetap aman, kompak, dan harmonis,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Cianjur, Yussie Cahaya Hudaya, mengatakan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antarlembaga penegak hukum yang selama ini telah berjalan dengan baik.
“Hari ini lebih kepada kunjungan kekeluargaan. Kami ingin menambah sinergitas. Selama ini hubungan kami sudah berjalan baik, baik dalam hubungan sehari-hari maupun pelaksanaan tugas,” katanya.
Menurut Yussie, kejaksaan dan kepolisian memiliki peran yang saling melengkapi dalam sistem penegakan hukum.
“Kami sama-sama aparat penegak hukum yang saling melengkapi. Pertemuan ini hanya untuk memperkuat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjalankan tugas,” pungkasnya.












