CIANJUREKSPRES.ID – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur akan mengawasi ketat pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) agar tidak terjadi kecurangan.
Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, mengatakan, pengawasan SPMB sudah memiliki komitmen bersama dengan SOP sebagai standar untuk rujukan satuan pendidikan dalam penerimaan SPMB.
“Kami menyediakan pengaduan SPMB jika ditemukan ada hal yang tidak wajar,” katanya, Senin 25 Mei 2026.
Bahkan, pihaknya telah menyediakan Satgas SPMB di setiap sekolah dan di tingkat kabupaten agar tidak terjadinya hal-hal yang melanggar aturan.
“Kami ingin melaksanakan SPMB ini secara profesional, sehingga dapat menjadikan kemajuan Kabupaten Cianjur,” ujar Ruhli.
Ruhli menegaskan, jika ditemukan adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan SPMB, pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang terlibat dalam praktik SPMB yang tidak sesuai.
“Ada sanksinya sesuai dengan regulasi, baik sanksi administrasi dan lainnya sesuai aturan yang berlaku. Sekolah bisa kena, pendaftar juga kena,” katanya.
Ruhli berharap, pelaksanaan SPMB dapat berlangsung dengan tertib dan sesuai aturan yang ditetapkan di Kabupaten Cianjur.












