Pantai Apra Sindangbarang Cianjur Dipadati Ribuan Pengunjung Saat Libur Lebaran

Objek wisata Pantai Apra di Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur Selatan dipadati ribuan wisatawan pada momen libur Lebaran 2026.(Foto: Dok Pokdarwis)

CIANJUREKSPRES.ID – Objek wisata Pantai Apra di Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur Selatan dipadati ribuan wisatawan pada momen libur Lebaran 2026.

Lonjakan pengunjung terjadi sejak hari pertama libur lebaran yang didominasi wisatawan lokal dari sejumlah wilayah di selatan Cianjur.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Apra, Dodo, mengatakan pada hari pertama libur atau Minggu 22 Maret 2026, jumlah pengunjung mencapai sekitar 3.000 orang.

“Alhamdulillah di hari Minggu, walaupun memang para pengunjung itu hampir 80 persen adalah lokal, yang datang dari Cidaun, Sukanagara, Cijati, Cikadu, Pasirkuda, pada umumnya dari wilayah Cianjur Selatan, itu sekitar 3.000 orang yang datang ke Pantai Apra,” katanya pada Senin 23 Maret 2026.

Dia menyebutkan, jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, kita ada peningkatan sekitar 25 persen, ya sekitar 2.000 orang lebih lah,” katanya.

Menurutnya, meningkatnya minat wisatawan salah satunya didukung oleh fasilitas objek wisata alam yang menjadi daya tarik. Seperti kawasan pohon cemara yang banyak dimanfaatkan pengunjung untuk berteduh hingga berkemah.

“Sekarang kita punya peneduh, kebanyakan pengunjung itu yang dituju adalah cemara. Banyak juga yang camping di bawah pohon cemara ini, bahkan ada yang datang dari Bandung sampai Bali,” katanya.

Sementara itu, pada hari kedua libur, jumlah pengunjung diperkirakan masih tinggi, yakni sekitar 2.500 orang. Secara keseluruhan, dalam dua hari awal libur Lebaran, jumlah wisatawan yang datang diperkirakan mencapai 6.000 orang.

“Di hari Senin sekarang ini diperkirakan sekitar 2.500 pengunjung, jadi dua hari ini kurang lebih 6.000 orang yang datang,” katanya.

Dodo menambahkan, tren peningkatan kunjungan biasanya berlangsung selama masa libur Lebaran. Pada hari pertama umumnya didominasi wisatawan lokal, sedangkan hari-hari berikutnya mulai diisi oleh wisatawan dari luar daerah.

“Biasanya setelah Lebaran selama masa libur, hari pertama itu didominasi lokal, kemudian hari kedua sampai kelima biasanya mulai banyak yang datang dari luar daerah, contohnya kan kemarin juga ada yang dari Bali, terus ada juga yang dari Garut,” katanya.

Dia menuturkan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak pengelola juga menyiapkan petugas di sejumlah titik pantai.

“Kami menyiapkan empat orang petugas di setiap titik, juga membuat larangan di area yang tidak boleh untuk berenang, serta ada petugas yang memberikan imbauan dan pengawasan kepada pengunjung,” katanya.

Dia memastikan sampai saat ini kondisi di Pantai Apra masih aman dan tidak ada laporan kecelakaan laut.

“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada kejadian kecelakaan laut,” katanya.

Selain itu, dia menyebut, kondisi ombak saat ini dinilai cukup bersahabat sehingga aman untuk aktivitas wisata.

“Keadaan ombaknya sangat bersahabat, bahkan dari daratan ke laut ada jarak sekitar 100 meter, jadi ada area bermain untuk pengunjung dan kondisinya landai,” katanya.

Dia menjelaskan, untuk tarif masuk, pengunjung dikenakan biaya berdasarkan jenis kendaraan. Untuk sepeda motor dikenakan Rp10 ribu per unit, mobil pribadi Rp20 ribu, truk Rp30 ribu, dan bus pariwisata Rp50 ribu.

“Untuk motor Rp10 ribu per unit motor ya bukan per orang, mobil pribadi Rp20 ribu, truk Rp30 ribu, dan bus pariwisata Rp50 ribu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *