CIANJUREKSPRES.ID – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 12 Rabiul Awal 1448 H hendaknya tidak sekadar menjadi momentum seremonial, tetapi menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk kembali menggali dan meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Rasulullah SAW adalah sosok yang tidak hanya dikenal sebagai pemimpin umat, tetapi juga pernah menjalankan aktivitas perdagangan dan dikenal sebagai seorang saudagar yang sukses. Dalam menjalankan usaha, Rasulullah memberikan contoh penting tentang kejujuran, amanah, tanggung jawab, kerja keras, dan menjaga kepercayaan.
Sebelum diangkat menjadi Rasul, Nabi Muhammad SAW telah dikenal masyarakat sebagai Al-Amin, yakni orang yang dapat dipercaya. Predikat tersebut menjadi modal utama dalam perjalanan kehidupan dan aktivitas perdagangan beliau.
Di tengah perkembangan dunia usaha saat ini, keteladanan Rasulullah SAW sangat relevan. Kesuksesan dalam berusaha tidak semata-mata diukur dari besarnya keuntungan, tetapi juga dari bagaimana usaha tersebut dijalankan dengan cara yang halal, jujur, adil, dan memberikan manfaat bagi orang lain.
Semangat kewirausahaan Rasulullah juga mengajarkan bahwa berdagang bukan hanya mencari keuntungan pribadi. Dunia usaha dapat menjadi sarana membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membantu menggerakkan perekonomian.
Karena itu, momentum Maulid Nabi 1448 H hendaknya mendorong generasi muda Muslim untuk memiliki keberanian menjadi pengusaha yang mandiri, profesional, dan berakhlak. Kemajuan ekonomi harus berjalan beriringan dengan nilai-nilai moral dan spiritual.
Jika nilai shiddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan kebenaran), dan fathanah (cerdas) yang dicontohkan Rasulullah SAW dapat diterapkan dalam dunia usaha, maka akan lahir para pelaku usaha yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga membawa kemaslahatan bagi masyarakat.
Maulid Nabi pada akhirnya bukan hanya tentang mengingat kelahiran Rasulullah SAW, tetapi tentang bagaimana kita menghadirkan keteladanan beliau dalam kehidupan nyata—dalam keluarga, bermasyarakat, berorganisasi, maupun dalam dunia ekonomi dan usaha.
Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H.
Mari kita teladani akhlak Rasulullah SAW dan membangun kehidupan ekonomi yang jujur, amanah, mandiri, produktif, serta membawa keberkahan bagi umat dan bangsa.(*)
Oleh:
Aa Aris Mulkan, SE.
Mustasyar PCNU Kabupaten Cianjur
Ketua Umum Ngerayap Community
Ketua DKM Miftahusaadah Cibeber












