Libur Sekolah Mulai 22 Desember 2025, Masuk Lagi 12 Januari 2026, Disdikpora Cianjur Minta Orangtua Awasi Aktivitas Siswa

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur di Jalan Perintis Kemerdekaan. (Foto: Dok.CIANJUR EKSPRES)
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur di Jalan Perintis Kemerdekaan. (Foto: Dok.CIANJUR EKSPRES)

CIANJUREKSPRES.ID – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur menyampaikan libur sekolah akhir tahun 2025 bagi siswa akan berlangsung dari Senin 22 Desember 2025, dan masuk lagi pada 12 Januari 2026.

Selama masa libur tersebut, pengawasan aktivitas siswa dititikberatkan kepada peran orangtua guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Kepala Bidang SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Helmi Halimudin, mengatakan, pembagian rapor telah dilaksanakan pada Jumat lalu. Selanjutnya, siswa mulai libur sejak Senin dan akan kembali masuk sekolah pada 12 Januari 2026.

“Pembagian rapor kan kemarin Jumat, dari Senin sekarang sampai tanggal 10 Januari, dan masuk lagi tanggal 12 Januari 2026,” ujar Helmi kepada Cianjur Ekspres, Minggu 21 Desember 2025.

Dia menegaskan, selama masa libur tersebut seluruh siswa dilarang melakukan aktivitas sekolah, kecuali kegiatan yang bersifat resmi dan mendesak, seperti lomba yang mewakili sekolah atau Kabupaten Cianjur.

“Yang jelas imbauan sudah dibuat juga dari Disdikpora. Semua siswa dilarang melakukan aktivitas selama libur, kecuali dalam kondisi lomba mewakili sekolah atau kabupaten. Kalau tidak ada kegiatan yang sifatnya urgen, maka tidak boleh ada kegiatan,” tegasnya.

Selain itu, Disdikpora juga menekankan pentingnya peran orangtua dalam mengawasi aktivitas anak selama libur sekolah. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kenakalan remaja, seperti tawuran dan kegiatan negatif lainnya.

“Selama pelaksanaan libur ini, kita beratkan kepada orangtua untuk memperhatikan aktivitas siswanya. Kita tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, misalkan tawuran dan lainnya,” ujarnya.

Helmi juga mengimbau agar orangtua mengarahkan anak-anaknya untuk melakukan kegiatan yang bersifat positif dan edukatif selama liburan. Pola kegiatan diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing keluarga.

“Kami mengimbau agar orangtua melaksanakan kegiatan yang sifatnya positif dan memberikan edukasi terhadap anak selama liburan. Polanya terserah, yang penting anak diawasi. Penekanannya saya titipkan kepada orangtua masing-masing,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *