Diduga Beredar Uang Palsu Rp100 Ribu di Pasar Pagelaran, Pedagang Resah

Tangkapan Layar-Aktivitas transaksi jual beli di Pasar Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, diwarnai keresahan menyusul dugaan peredaran uang palsu pecahan Rp100 ribu.(Sumber : Video beredar)

CIANJUREKSPRES.ID – Aktivitas transaksi jual beli di Pasar Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, diwarnai keresahan menyusul dugaan peredaran uang palsu pecahan Rp100 ribu. Modus penukaran uang dengan nominal kecil disebut-sebut menjadi cara pelaku mengedarkan uang yang diduga palsu tersebut.

Informasi mengenai dugaan peredaran uang palsu itu pun ramai diperbincangkan setelah beredar di media sosial. Sejumlah pedagang mengaku khawatir menjadi korban, terutama karena aktivitas transaksi di pasar berlangsung setiap hari.

Salah seorang pedagang Pasar Pagelaran berinisial NN (45) mengungkapkan, pelaku diduga menyasar pedagang dengan cara menukarkan uang pecahan Rp100 ribu menjadi beberapa lembar uang pecahan Rp20 ribu.

Menurutnya, praktik tersebut diduga sudah berlangsung lebih dari sepekan di wilayah Kecamatan Pagelaran. Pelaku yang tidak dikenal disebut memanfaatkan aktivitas perdagangan untuk melancarkan aksinya.

“Iya, ini diduga sudah lebih dari satu minggu uang yang diduga palsu tersebut beredar di wilayah Kecamatan Pagelaran. Modusnya, pelaku menukarkan uang pecahan Rp100 ribu menjadi beberapa lembar uang Rp20 ribu,” kata NN kepada wartawan, Rabu 4 November 2026.

NN berharap aparat kepolisian segera turun tangan untuk menelusuri informasi tersebut dan mengungkap pihak yang diduga terlibat. Pasalnya, jika tidak segera ditangani, pedagang kecil dikhawatirkan terus menjadi sasaran peredaran uang palsu.

“Mudah-mudahan pihak aparat dapat secepatnya menindak dan menangkap pelaku peredaran uang palsu tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Pagelaran, AKP Budi Rustandi, mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait dugaan peredaran uang palsu di kawasan Pasar Pagelaran.

Meski demikian, kepolisian memastikan akan menindaklanjuti informasi yang beredar di masyarakat tersebut, sebagai langkah antisipasi agar tidak menimbulkan keresahan lebih luas.

“Hingga kini belum ada laporan ke Polsek Pagelaran. Namun, atas informasi tersebut, jajaran Polsek Pagelaran akan segera menindaklanjuti informasinya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *