Lebaran 2026, Penjualan Bunga Tabur di Taman Makam Pahlawan Cianjur Menurun

Penjualan bunga tabur di kawasan Taman Makam Pahlawan Cianjur pada momen Idulfitri tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.(Cianjur Ekspres/Akmal Esa Nugraha)

CIANJUREKSPRES.ID – Penjualan bunga tabur di kawasan Taman Makam Pahlawan Cianjur pada momen Idulfitri tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pedagang bunga, Puji Astuti (68), mengatakan, kondisi penjualan saat ini tidak seramai dulu, meskipun masih ada pembeli yang datang untuk berziarah.

“Kalau sekarang mah sepi, tidak seperti dulu. Ada pembeli, tapi tidak seramai sebelumnya,” katanya, Sabtu 21 Maret 2026.

Dia menjelaskan, bunga tabur yang dijualnya dengan harga Rp5.000 per kantong. Namun harga tersebut dinilai sudah mepet dengan modal, sehingga sulit untuk dinaikkan.

“Satu kantong Rp5.000, itu juga sudah tipis keuntungannya. Kalau dinaikkan, takut tidak laku,” katanya.

Menurutnya, kenaikan harga bahan baku turut memengaruhi keuntungan. Seperti daun pandan yang sebelumnya seharga Rp5.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp10.000 per kilogram. Sementara bunga rampai bisa mencapai Rp100.000 per kilogram.

“Kita juga tidak nanam sendiri, jadi harus beli. Harga bahan baku naik semua,” katanya.

Dia menyebut, omset penjualan saat ini berkisar Rp1 juta untuk bunga tabur saja, atau sekitar Rp1,5 juta jika ditambah dengan penjualan minuman. Angka tersebut menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang bisa mencapai Rp2 juta per hari.

“Kalau sekarang paling Rp1 juta untuk bunga, kalau ditambah minuman bisa Rp1,5 juta. Dulu pernah sampai Rp2 juta,” katanya.

Dia menilai, meningkatnya jumlah pedagang menjadi salah satu penyebab turunnya pendapatan. Dalam beberapa tahun terakhir, persaingan di area tersebut semakin ketat.

“Sekarang saingan banyak. Dulu mah di sini cuma saya sendiri, karena ini makam khusus. Sekarang sudah banyak yang jualan,” katanya.

Meski begitu, dia tetap menjalankan usahanya dan berharap penjualan bisa bertahan hingga beberapa hari setelah Lebaran.

“Biasanya ramai itu dari jam 09.00 WIB, sampai jam 12.00 WIB. Saya jualan sampai H+4 Lebaran,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *