CIANJUREKSPRES.ID – Anggaran untuk pengelolaan sampah di Kabupaten Cianjur ternyata dalam kondisi mengkhawatirkan. Hal tersebut diketahui Komisi III DPRD Kabupaten Cianjur setelah menggelar rapat kerja dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur pada Senin 8 Juni 2026.
“Hasil rapat kerja dengan DLH, mereka menyampaikan bahwa anggaran untuk pengelolaan sampah di Kabupaten Cianjur dalam posisi mengkhawatirkan,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cianjur, Igun Hendra Gunawan kepada Cianjur Ekspres, Selasa 9 Juni 2026.
Politisi Partai Golkar itu menjelaskan beberapa alasan yang menjadi penyebab kenapa anggaran pengelolaan sampah dalam kondisi mengkhawatirkan.
“Pertama, anggaran pengelolaan sampah yang memang sangat terbatas. Kedua, karena adanya kenaikan harga BBM,” jelas Igun.
Lebih lanjut dia mengatakan, pihak DLH Kabupaten Cianjur juga kebingungan terkait dengan pengelolaan sampah di TPA Mekarsari karena tidak adanya anggaran untuk pengurugan yang harus dilakukan per 1.000 ton sampah.
“Ditambah lagi adanya percepatan penumpukan sampah yang dihasilkan dapur SPPG program MBG,” tutur Igun.
“Kami mendorong Pemerintah Daerah untuk lebih memperhatikan persoalan pengelolaan sampah di Kabupaten Cianjur, terutama terkait dengan anggaran. Apalagi ini (persoalan sampah,red) terkait dengan atensi Pemerintah Provinsi dan Pusat,” sambungnya.












