CIANJUREKSPRES.ID – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Cianjur menegaskan komitmennya dalam mendorong proses regenerasi kepemimpinan di ruang publik. Sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan, KNPI memandang sudah saatnya partai politik di tingkat daerah memberikan kepercayaan penuh kepada tokoh atau figur generasi muda untuk memegang tongkat estafet kepemimpinan.
Hal tersebut ditegaskan Ketua Harian DPD KNPI Kabupaten Cianjur, Muhammad Fajar Firdaus, atau yang akrab disapa Ajay. Dalam momentum menjelang bursa pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur, ia secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap salah satu kandidat potensial dari kalangan muda, Isfhan Taufik Munggaran.
Menurut Ajay, kehadiran Isfhan sebagai representasi anak muda di panggung politik formal bukan sekadar penyegaran struktural, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjawab tantangan zaman yang kian dinamis.
“Kami di KNPI memiliki sikap yang jelas, bahwa masa depan daerah ini berada di tangan generasi yang adaptif dan progresif. Dukungan kami untuk Kang Isfhan Taufik Munggaran didasari oleh keyakinan bahwa kepemimpinan anak muda mampu membawa energi baru serta perspektif yang lebih segar dalam mengelola arah kebijakan partai maupun daerah,” ujar Ajay dalam keterangan tertulisnya, Jumat 3 Juli 2026.
Lebih lanjut, Ajay memaparkan bahwa dorongan terhadap kepemimpinan muda ini membawa misi besar bagi kemajuan daerah. Pihaknya menaruh harapan besar agar keterlibatan aktif tokoh muda di pucuk pimpinan partai dapat berkontribusi langsung pada peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Kabupaten Cianjur.
Selain peningkatan nilai IPP, kehadiran pemimpin yang responsif terhadap isu kepemudaan diharapkan mampu mengakselerasi terwujudnya Kabupaten Cianjur sebagai Kota Layak Pemuda. Sebuah ruang di mana infrastruktur, regulasi, dan ekosistem industri kreatif dapat mengakomodasi seluruh potensi generasi muda secara optimal.
“Ketika instrumen politik dipimpin oleh figur yang memahami denyut nadi kepemudaan, maka kebijakan yang dilahirkan pun akan berpihak pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Kami berharap momentum ini menjadi titik balik bagi Cianjur untuk tumbuh menjadi daerah yang ramah, inklusif, dan memberikan panggung seluas-luasnya bagi karya nyata anak muda,” kata Ajay.












