CIANJUREKSPRES.ID – Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan program yang digagas dan dikoordinasikan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas). Tujuan tidak lain untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok, mengendalikan inflasi daerah, serta membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan seperti salah satunya beras Stabilitasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga yang lebih terjangkau di bawah harga pasar.
Khusus di Kabupaten Cianjur, pelaksanaan GPM pada tahun ini menyisakan tanda tanya. Berdasarkan hasil investigasi Tim Redaksi Cianjur Sukabumi Ekspres, disiniyalir adanya selisih penjualan beras SPHP yang mencapai puluhan ton.
Guna menggali lebih dalam informasi pasti soal ke mana puluhan ton selisih beras SPHP, akhirnya tim Cianjur Sukabumi Ekspres menemui Kepala Dinas Pangan Kabupaten Cianjur, Firman Edi di kantornya, Jalan Moch Yamin, Kelurahan Solokpandan, Kecamatan Cianjur pada Rabu 7 Oktober 2026.
Saat ditanya, Firman hanya menjawab garis besar fungsi beras SPHP yang disebutnya hadir untuk masyarakat lewat GPM dan kios pangan.
“Justru kita ingin menghadirkan SPHP ini ke masyarakat. Dengan adanya Dinas Pangan yang baru, dengan adanya fungsi Dinas Pangan baik itu soal stabilitas harga, kita justru hadir di tengah masyarakat. Jangan dibalikan fakta ini,” katanya kepada Cianjur Sukabumi Ekspres.
Jika bicara data, lanjutnya, dirinya harus berkoordinasi dengan bidang teknis, dalam hal ini Bidang Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan.
“Kita ada data di bidang teknis, berapa serapan dari Bulog, berapa yang terserap. Pasti ada sisa dan habis. Nah, sisa (beras SPHP) ya kita hadirkan bagi masyarakat, baik itu melalui Sipangkalan, atau pun kios pangan, karena itu salur yang punya legal standing. Kalau soal data nanti kita siapkan,” jelasnya.
Cianjur Sukabumi Ekspres pun meminta agar pada Senin, 12 Oktober 2026 data tersebut disiapkan. Namun pada hari yang ditentukan, dirinya meminta waktu kembali hingga Selasa, 13 Oktober 2026.
“Waalaikumsalam mangga diantos kin ka dinas pangan tiasa secara teknis di bidang ketersediaan. Enjing sonten ayena abdi otw Cipanas,” kata Firman melalui pesan.












