Bisnis  

KA Siliwangi Jadi Pilihan Mudik dan Wisata saat Lebaran 2026, Okupansi Capai 93 hingga 201 Persen

Lonjakan penumpang terjadi di Stasiun Cianjur selama masa Angkutan Lebaran 2026. Kereta Api (KA) Siliwangi relasi Cipatat-Sukabumi
Lonjakan penumpang terjadi di Stasiun Cianjur selama masa Angkutan Lebaran 2026. Kereta Api (KA) Siliwangi relasi Cipatat-Sukabumi.(Foto: Humas Daop 2 Bandung )

CIANJURKESPRES.ID – Lonjakan penumpang terjadi di Stasiun Cianjur selama masa Angkutan Lebaran 2026. Kereta Api (KA) Siliwangi relasi Cipatat-Sukabumi pun menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian mudik, arus balik, maupun wisata.

Berdasarkan data dari Manager Humas KAI Daop 2 Bandung pada Senin, 23 Maret 2026, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Cianjur mencapai 2.563 orang. Sementara pada Selasa24 Maret 2026, tercatat sebanyak 2.351 pelanggan diberangkatkan. Bahkan pada Rabu 25 Maret 2026 sampai pukul 10.00 WIB, tiket yang telah terjual sudah mencapai 1.872.

Tingginya angka tersebut turut mendorong okupansi KA Siliwangi secara keseluruhan. Selama periode Angkutan Lebaran 11–24 Maret 2026, tingkat keterisian rata-rata mencapai 93 persen, bahkan sempat menyentuh 201 persen pada puncaknya.

Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan, tingginya minat masyarakat terhadap KA Siliwangi menunjukkan bahwa layanan kereta lokal sangat dibutuhkan, terutama di wilayah Cianjur dan sekitarnya.

“KA Siliwangi hadir sebagai alternatif transportasi yang ekonomis dan efisien. Dengan tarif yang sangat terjangkau, masyarakat tetap dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, bebas macet, dan tepat waktu,” katanya, Rabu 25 Maret 2026.

Dia menuturkan, selama periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 24 Maret 2026, KA Siliwangi mencatat tingkat okupansi rata-rata sebesar 93 persen. Bahkan pada Senin 23 Maret 2026, okupansi mencapai 201 persen yang menjadi capaian tertinggi sejauh ini.

“Ya tinggi, bahkan kemarin aja pas Senin 23 Maret 2026, okupansi mencapai 201 persen, tertinggi sejauh ini,” katanya.

Dia menyebut, dalam sehari KA Siliwangi melayani hingga enam perjalanan pulang pergi (PP) yang menghubungkan Cipatat-Sukabumi. Frekuensi perjalanan ini dinilai memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan.

“Masyarakat memanfaatkan KA Siliwangi sebagai transportasi mudik dan balik. Selain itu, mereka juga ada yang mengunjungi berbagai lokasi wisata alam, kuliner, dan budaya,” katanya.

Kuswardojo menambahkan, pihaknya terus berkomitmen menjaga kualitas pelayanan selama masa Angkutan Lebaran.

“Kami memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan, khususnya pada masa Angkutan Lebaran yang memiliki mobilitas tinggi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *