CIANJUREKSPRES.ID- Sebanyak enam petugas dipastikan akan mendampingi calon jemaah haji selama pelaksanaan ibadah haji 2026 di Tanah Suci. Para petugas tersebut tergabung dalam Kloter JKS 24 bersama jemaah dari Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi.
Kasubag Tata Usaha Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cianjur, Emma Siti Fatimah, mengatakan, setiap kloter haji umumnya didampingi enam petugas dengan tugas yang berbeda-beda.
“Untuk setiap kloter itu biasanya ada enam petugas. Satu ketua kloter, satu petugas pembimbing ibadah, dua TKHI untuk kesehatan haji Indonesia, dan dua petugas haji daerah,” katanya, Selasa 12 Mei 2026.
Namun khusus untuk Kloter JKS 24, lima petugas berasal dari Kabupaten Cianjur, sedangkan satu petugas pembimbing ibadah berasal dari Kabupaten Bogor.
“Jadi dari enam petugas itu, lima berasal dari Cianjur. Pembimbing ibadahnya dari Bogor karena kloter ini gabungan antara Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bogor, dan Kota Bekasi,” katanya.
Selain menyiapkan petugas, pihaknya juga memastikan kesiapan calon jemaah haji asal Cianjur sudah mencapai sekitar 90 persen menjelang keberangkatan pada 17 Mei 2026 mendatang.
“Kalau untuk kesiapan jemaah, Insya Allah sudah sekitar 90 persen. Kita terus pantau dari segi kesehatan dan lainnya,” ujar Emma.
Dia menjelaskan, pemantauan dilakukan secara intensif melalui grup komunikasi khusus yang melibatkan seluruh jemaah.
“Kita punya WA Group khusus jemaah. Di situ kita terus memberikan informasi dan memantau kondisi mereka,” jelasnya.
Menurutnya, selain kesehatan, pihaknya juga terus memberikan pembinaan terkait manasik haji hingga informasi teknis mengenai barang bawaan dan aturan selama di Tanah Suci.
“Informasi tentang manasik, fikih haji, sampai aturan barang bawaan koper besar dan kecil juga terus kami sampaikan melalui grup. Kita laksanakan bimbingan manasik secara mandiri,” katanya.
Emma berharap seluruh proses pemberangkatan hingga pelaksanaan ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar dan seluruh jemaah diberikan kesehatan selama berada di Tanah Suci.
“Mudah-mudahan seluruh proses berjalan lancar dan jemaah diberikan kesehatan sampai kembali lagi ke Cianjur,” pungkasnya.












