CIANJUREKSPRES.ID – Polres Cianjur akan membentuk posko Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), sebagai bagian dari persiapan pengamanan dan penanganan potensi pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak secara digital di Kabupaten Cianjur.
Kapolres Cianjur, AKBP A. Alexander Yurikho Hadi, mengatakan, pembentukan posko tersebut dilakukan untuk mempercepat koordinasi, serta pertukaran informasi apabila ditemukan persoalan hukum selama tahapan hingga pelaksanaan Pilkades.
“Terkait pembentukan Gakumdu, kami akan membentuk posko sentra Gakkumdu dengan yang bisa dihubungi dan pertukaran informasi melalui hotline yang telah ada melalui 110. Ruangan dan segala sesuatunya kami persiapkan,” ujar Alexander kepada wartawan.
Menurutnya, Polres Cianjur juga akan memberikan dukungan dalam berbagai aspek pengamanan Pilkades, termasuk membantu proses penentuan lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) hingga melakukan screening terhadap panitia penyelenggara.
“Kami akan memberikan apa yang kami bisa. Contoh penentuan TPS, lokasi TPS, panitia, termasuk kami juga melakukan screening,” katanya.
Alexander menegaskan, screening terhadap panitia diperlukan untuk mencegah potensi konflik kepentingan dalam pelaksanaan Pilkades. Salah satunya memastikan panitia tidak memiliki hubungan keluarga dengan calon kepala desa di wilayah TPS tempatnya bertugas.
“Jangan sampai nanti panitianya bersaudara dengan calon. Maka boleh menjadi panitia, tapi tidak di tempat tersebut, di tempat lain dan segala macam,” ungkapnya.
Selain membentuk Sentra Gakkumdu, Polres Cianjur juga telah memetakan potensi kerawanan yang mungkin muncul dalam pelaksanaan Pilkades digital. Berbagai langkah antisipasi dan solusi, kata Alexander, telah disiapkan.
“Insya Allah kerawanan itu sudah kami katakan, dan sudah kami coba solusinya seperti apa,” ujarnya.
Pilkades serentak dengan sistem digital tersebut dijadwalkan berlangsung pada 18 Oktober 2026. Cianjur menjadi salah satu wilayah hukum di Polda Jawa Barat yang akan menerapkan sistem pemilihan kepala desa berbasis teknologi informasi.
Untuk memastikan pelaksanaan berjalan aman dan kondusif, Polres Cianjur berencana mengerahkan sekitar dua pertiga kekuatannya atau kurang lebih 300 personel.
“Bismillahirrahmanirrahim kami dukung Pemkab Cianjur, karena Pilkades ini hajatnya Pemkab Cianjur. Kami di Polres Cianjur siap mendukung dari sisi apapun yang dibutuhkan,” pungkasnya.












