CIANJUREKSPRES.ID – Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kabupaten Cianjur periode 2026-2031 resmi dilantik di Gedung Pancaniti, Kompleks Pendopo Cianjur, Minggu 6 September 2026 malam.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua ICMI Organisasi Wilayah (Orwil) Jawa Barat, Sutarman. Dia melantik Herry Wirawan sebagai Ketua ICMI Orda Cianjur yang baru, menggawangi total 66 pengurus yang terbagi dalam struktur empat wakil ketua, sekretaris, bendahara, serta 10 divisi kerja.
Rangkaian prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan kepengurusan oleh Bendahara ICMI Jawa Barat, Asep Sahid Gatara. Setelah itu, Sutarman memandu pembacaan janji pengurus dan menyerahkan pataka organisasi kepada Herry Wirawan sebagai simbol estafet kepemimpinan.
Kegiatan pelantikan ini juga menyuguhkan tiga unsur budaya khas Cianjur, yakni ngaos, mamaos, dan maenpo.
Usai dilantik, Ketua ICMI Orda Cianjur, Herry Wirawan, memaparkan sejumlah program kerja unggulan. Salah satunya adalah pengembangan pojok literasi dan penyaluran wakaf buku yang memuat karya tulis dari para anggota pengurus. Program ini ditargetkan untuk memperluas akses bacaan bagi warga yang memiliki keterbatasan literatur.
Selain bidang literasi, gebrakan utama kepengurusan ini adalah peluncuran aplikasi ICMI Connection. Platform digital ini dirancang sebagai ruang interaktif bagi masyarakat untuk memberikan sumbangsih pemikiran demi pembangunan daerah.
“Aplikasi ICMI Connection ini akan menjadi wadah bagi masyarakat untuk memberikan saran, sumbangsih, dan bahan diskusi bagi kemajuan Cianjur. Pemerintah daerah juga dapat menggunakan wadah ini untuk menyerap aspirasi dari warga,” kata Herry.
Ketua ICMI Jawa Barat, Sutarman, berpesan agar pengurus baru fokus menghasilkan gagasan konkret yang dapat diterapkan. Dia menekankan pentingnya membangun kerja sama erat dengan para akademisi, pemuka agama, pelaku usaha, hingga jajaran birokrasi.
“ICMI hadir untuk berkontribusi bagi umat dan akan terus berkolaborasi dengan pemerintah,” tegas Sutarman.
Sementara itu, Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menyambut baik visi ICMI dan menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk membuka ruang kolaborasi yang luas guna mendukung pembangunan Kabupaten Cianjur.
“Kami dari pemerintah daerah siap berkolaborasi. Kami berharap ke depan seluruh pengurus semakin solid memberikan pemikiran dan masukan yang transformatif, inspiratif, dan instrumentatif untuk membangun peradaban Kabupaten Cianjur,” tuturnya.
Sedangkan Ketua Panitia Pelaksana, Torik Imanurdin, menjelaskan bahwa komposisi kepengurusan kali ini didominasi oleh kaum intelektual dari berbagai latar belakang profesional dan praktisi.
“Anggota pengurus ICMI merupakan representasi dari intelektual dan cendekiawan masyarakat Cianjur. Sekitar 65 persen pengurus merupakan lulusan pascasarjana, sedangkan sisanya berasal dari berbagai kalangan profesional dan praktisi,” ujar Torik.
Dengan pelantikan ini, ICMI Orda Cianjur periode 2026-2031 kini bersiap menjalankan program-program strategisnya, mengombinasikan penguatan literasi konvensional dan pemanfaatan teknologi digital lewat ICMI Connection.
Pelantikan ini dihadiri juga Wakil Bupati Cianjur, Ramzi, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, dan tamu undangan lainnya.












