CIANJUREKSPRES.ID- Harga beras di wilayah Jawa Barat pada Mei 2026 terpantau relatif stabil, meski beberapa komoditas kebutuhan pokok lainnya mengalami fluktuasi. Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat karena beras merupakan bahan pangan utama yang paling banyak dikonsumsi.
Berdasarkan data terbaru, harga beras medium berada di kisaran Rp13.419 per kilogram. Sementara itu, beras premium dijual dengan harga lebih tinggi, yakni sekitar Rp14.591 per kilogram. Perbedaan harga ini dipengaruhi oleh kualitas, tingkat kebersihan, serta kandungan beras itu sendiri.
Selain beras, harga minyak goreng juga menjadi sorotan. Untuk minyak goreng curah, harga berada di angka Rp21.100 per liter. Sedangkan minyak goreng kemasan justru sedikit lebih rendah, yakni Rp20.619 per liter. Adapun produk Minyak Kita berada di kisaran Rp17.013 per kilogram, yang masih menjadi pilihan masyarakat karena harganya lebih terjangkau.
Di sisi lain, komoditas tepung terigu juga menunjukkan variasi harga. Tepung terigu merek Cakra Kembar dijual sekitar Rp12.990 per kilogram, sementara tepung terigu curah berada di harga Rp10.215 per kilogram. Untuk merek Kunci Biru, harganya sekitar Rp12.080 per kilogram, dan Segitiga Biru berada di kisaran Rp12.681 per kilogram.
Secara umum, harga kebutuhan pokok di Jawa Barat masih dalam kondisi terkendali. Namun demikian, masyarakat tetap diimbau untuk bijak dalam berbelanja serta memantau perkembangan harga, terutama menjelang momen-momen tertentu yang biasanya memicu kenaikan permintaan.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait juga terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok agar tetap aman dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.












