CIANJUREKSPRES.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur belum menerima laporan kerusakan akibat gempa bumi magnitudo 3,4 pada Sabtu 6 Juni 2026 malam.
Kabid Kedaruratan dan Logistik (BPBD) Kabupaten Cianjur, Samudra Wira Purnama mengatakan, pihaknya hingga kini belum menerima laporan adanya kerusakan akibat gempa bumi.
“Belum ada laporan yang masuk ke kita pasca terjadinya gempa tadi. Mudah-mudahan saja tak ada yang terdampak,” katanya, Sabtu 6 Juni 2026.
Meski demikian lanjut dia, pihaknya telah menginstruksikan personel BPBD melakukan penyisirian untuk memastikan tidak ada kerusakan akibat gempa bumi.
“Laporan dari petugas piket, tidak ada laporan masuk, dan biasanya ketika ada yang terdampak bakal langsung masuk laporannya. Selain itu kita juga telah berkoordinasi dengan Relawan Tangguh Bencana (Retana) di setiap wilayah,” katanya.
Dia mengimbau masyarakat untuk tidak panik apabila jika merasakan getaran gempa bumi, namun tetap waspada, dan segera mencari tempat perlindungan yang aman.
Sebelumnya, sejumlah warga Desa Nagrak, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Cianjur panik setelah merasakan getaran gempa bumi magnitudo 3.4.
Berdasarkan data yang didapat dari akun X @infoBMKG gempa bumi tersebut terjadi sekitar pukul 19.57 WIB, Sabtu 6 Juni 2026 malam.
Gempa bumi magnitudo 3.4 tersebut terletak di 6.91 LS – 107.11 BT atau 11 kilometer Selatan Kabupaten Cianjur dengan kedalaman 11 kilomter.
Angga warga Perumahan Prima Nagrak, Desa Nagrak (43) mengatakan, dirinya merasakan getaran gempa bumi tersebut, dan sempat berusaha menyelamatkan diri.
“Tadi lagi diam di teras rumah, tiba-tiba terdengar bunyi gemuruh disertai getaran. Namun saat hendak beranjak dari kursi getarannya sudah tak ada,” katanya.












