CIANJUREKSPRES.ID – Realisasi investasi di Kabupaten Cianjur hingga triwulan III tahun 2026 tercatat mencapai Rp2.381.011.106.213 atau baru 66,58 persen dari target yang ditentukan Rp 3.576.429.835.506.
Berdasarkan data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur, capaian realisasi investasi tersebut berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp901.365.352.974 dan Penanaman Modal Asing (PMA) Rp1.479.645.573.239.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Cianjur, Superi Faizal, mengatakan, pihak optimis dan berusaha agar realisasi investasi di sisa triwulan IV bisa tercapai bahkan melebihi target seperti tahun sebelumnya.
“Pelaporan terakhir 2026 ada di akhir Januari 2027, dengan capaian saat ini dan dengan target yang ada dan sisanya, mudah-mudahan dengan kerjasama semua pihak di Cianjur realisasi investasi dapat 100 persen atau mungkin kita usahakan melampaui dari angka 100 persen seperti tahun sebelumnya,” katanya kepada Cianjur Ekspres, Rabu 4 November 2026.
Superi berharap dengan pelayanan terbaik yang diberikan DPMPTSP dan sikap kooperatif para pelaku usaha di Cianjur dalam melaporkan realisasi secara nyata dan transparan, realisasi investasi dapat mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Dari data capaian realisasi investasi triwulan III tahun 2026, khusus di PMDN penyumbang tertinggi adalah sektor industri makanan sebesar Rp595.507.914.282. Sedangkan di PMA, sektor industri barang dari kulit dan alas kaki menjadi penyumbang tertinggi sebesar Rp1.250.880.940.209.












