Enggan Ditempeli Stiker, Puluhan KPM di Desa Sukanagalih Mengundurkan Diri

Pemerintah Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur menggelar kegiatan penempelan stiker di rumah peserta KPM. (Foto: Dokumentasi Desa Sukanagalih)

CIANJUREKSPRES.ID – Puluhan keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) di Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, telah mengundurkan diri sebagai penerima manfaat bansos.

Sekitar 52 KPM dari jumlah total sebanyak 1250 KPM baik itu program PKH, BPNT dan lain sebagainya, mengundurkan diri secara sukarela karena enggan rumahnya dipasangi stiker dengan berbagai alasan.

“Alhamdulillah setelah dilakukan giat penempelan stiker, jumlah KPM berkurang sebanyak 52 KPM. Mereka mengundurkan diri dengan kesadaran sendiri dan tanpa paksaan, dengan membuat pernyataan di atas materai yang diketahui oleh RT dan RW,” kata Kasie Kesra Desa Sukanagalih, Cucu Hartini kepada Cianjur Ekspres belum lama ini.

Cucu menjelaskan, program kegiatan penempelan stiker dilakukan untuk memperkecil angka kemiskinan ekstrim di Desa Sukanagalih, dan memastikan program bansos tepat sasaran.

“Penempelan stiker berlangsung selama satu minggu, bekerja sama dengan TKSK, pendamping PKH, Kecamatan Pacet, Babinsa dan Bhabinmas termasuk LKD,” jelasnya.

Data KPM yang mengundurkan diri tersebut, lanjut dia, kemudian dibawa ke musyawarah desa (Musdes) untuk ditetapkan sebagai warga yang tidak berhak menerima program bansos.

“Usai kegiatan penempelan stiker dan ditetapkan, langkah selanjutnya akan dilakukan kegiatan monitoring bersama RT dan RW terhadap peserta KPM yang rumahnya sudah ditempeli stiker,” katanya.

“Kalau seandainya ada rumah peserta KPM yang mencopot stiker, itu otomatis dianggap mengundurkan diri yang ditetapkan melalui musdes,” ujar Cucu menambahkan.

Sementara Sekdes Sukanagalih, Agus Misbah, mengatakan bahwa kegiatan penempelan stiker untuk memastikan program bansos tepat sasaran, karena disinyalir masih banyak warga mampu masih menerima bansos.

Begitupun sebaliknya, lanjut dia, ada warga yang betul-betul tidak mampu tapi belum mendapatkan bansos. “Jadi, salah satu upaya agar data akurat dan tepat sasaran, pemerintah Desa Sukanagalih melaksanakan kegiatan penempelan stiker di rumah peserta KPM,” katanya.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *