DLH Cianjur Antisipasi Pohon Tumbang di Sejumlah Ruas Jalan

DLH Cianjur
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur terus melakukan upaya antisipasi terhadap potensi pohon tumbang dengan merapikan ranting-ranting pohon yang dinilai membahayakan pengguna jalan di sejumlah ruas jalan utama.(DLH Cianjur)

CIANJUREKSPRES.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur terus melakukan upaya antisipasi terhadap potensi pohon tumbang dengan merapikan ranting-ranting pohon yang dinilai membahayakan pengguna jalan di sejumlah ruas jalan utama.

Sekretaris DLH Kabupaten Cianjur, Prihadi Wahyu Santosa, mengatakan, langkah antisipasi tersebut sebenarnya sudah dilakukan sejak beberapa hari terakhir, terutama di sepanjang jalan utama yang memiliki aktivitas lalu lintas cukup padat.

“Sejak kemarin kami sudah mengantisipasi, terutama di sepanjang ruas jalan utama agar tidak mengganggu aktivitas kendaraan. Kegiatan ini sebenarnya sudah beberapa kali dilaksanakan, hanya saja karena keterbatasan personel sempat tertunda. Saat ini kami lanjutkan kembali ke arah Jalan Raya Bandung,” ujar Prihadi kepada Cianjur Ekspres, Senin 26 Januari 2026.

Dia menjelaskan, di kawasan Jalan Raya Bandung, kegiatan yang dilakukan tidak hanya sebatas perapihan ranting pohon, tetapi juga dibarengi dengan penanaman pohon di sisi kanan dan kiri jalan.

“Di sekitar Jalan Raya Bandung kami sedang berproses. Sekaligus juga dilakukan penanaman di kanan dan kiri jalan, jadi ada dua pekerjaan yang dilaksanakan dalam satu gerakan,” jelasnya.

Menurut Prihadi, hambatan utama yang dihadapi DLH saat ini adalah kondisi lalu lintas, terutama jika pohon yang ditangani berukuran besar dan memiliki arah rebahan ke badan jalan. Dalam kondisi tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Hambatan yang dirasakan sekarang itu lalu lintas. Kalau pohonnya cukup besar dan arah ke jalannya cukup banyak, nanti akan kami koordinasikan dengan instansi terkait seperti BPBD, kepolisian, dan Dinas Perhubungan,” katanya.

Selain ruas jalan utama, DLH juga mewaspadai sejumlah titik rawan pohon tumbang di luar pantauan langsung petugas. Oleh karena itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan potensi bahaya di lingkungannya masing-masing.

“Untuk titik rawan di luar yang kami perhatikan, kalau ada masyarakat yang mengetahui di wilayahnya rentan terhadap pohon tumbang agar segera diinformasikan ke kami. Nanti akan kami data, karena untuk wilayah dalam memang agak sulit terpantau,” ujarnya.

Prihadi menegaskan, DLH tidak serta-merta melakukan penebangan pohon. Penanganan dilakukan secara selektif dengan mengutamakan perapihan ranting, kecuali jika kondisi pohon sudah lapuk dan membahayakan.

“Kami terus melakukan antisipasi. Utamanya jangan sampai menebang pohon. Namun, kalau memang pohonnya sudah lapuk, otomatis kami tebang. Kalau masih kuat, kami hanya merapikan ranting-rantingnya saja,” tegasnya.

Dia juga mengimbau para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang.

“Kami mengimbau kepada pengguna jalan agar lebih berhati-hati. Jika kondisi cuaca ekstrem, hujan lebat ditambah angin yang cukup kencang, sebaiknya beristirahat sejenak untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti tertimpa pohon,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *