CIANJUREKSPRES.ID – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora Kabupaten Cianjur) mendorong seluruh sekolah dasar (SD) di wilayahnya untuk memanfaatkan program revitalisasi satuan pendidikan periode 2026/2027.
Langkah strategis ini difokuskan untuk mengatasi keterbatasan sarana prasarana (sarpras), khususnya pemenuhan ruang kelas baru dan perbaikan ruang kelas dengan kondisi rusak sedang hingga berat.
Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdikpora Kabupaten Cianjur, Rifki Mohammad Ramdan, menegaskan bahwa program ini memegang peran krusial bagi mutu sekolah.
“Revitalisasi satuan pendidikan merupakan program strategis dalam upaya pemenuhan sarana prasarana pembelajaran guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” ujarnya, Rabu 19 Agustus 2026.
Untuk mengoptimalkan penyerapan bantuan di Kabupaten Cianjur, Disdikpora berkomitmen memaksimalkan usulan dari sekolah-sekolah yang memenuhi kriteria agar bisa dibantu oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Saat ini, tercatat ada total 1.246 SD negeri dan swasta di Cianjur.
Rifki menjelaskan, sekolah kini dapat langsung mendaftarkan diri dengan mengakses langsung melalui aplikasi resmi Revitalisasi Satuan Pendidikan. Namun dia mengingatkan adanya syarat utama yang tidak boleh dilewatkan.
“Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dari sekolah bersangkutan wajib dalam kondisi sudah terupdate atau tersinkronisasi dengan benar,” katanya.
Rifki menegaskan, posisi Disdikpora Kabupaten Cianjur nantinya hanya mengawasi pelaksanaan program tersebut.













Respon (1)