Opini  

Dari Purwakarta, Seorang Perempuan Berbagi Bekal agar Gen Z Bertahan di Dunia Kerja

CIANJUREKSPRES.ID- Berangkat dari Purwakarta, seorang perempuan muda memilih mengambil peran di tengah kegelisahan dunia kerja hari ini.

 

Nurul Meilani, aktivis di Yayasan Muda Movement Indonesia, melihat langsung bagaimana banyak anak muda kesulitan beradaptasi ketika memasuki dunia profesional.

 

 

Fenomena tersebut sejalan dengan data yang dirilis CNBC Indonesia, yang menyebutkan bahwa sejumlah perusahaan memberhentikan karyawan dari generasi Z karena dinilai memiliki motivasi kerja rendah, kurang profesional, serta lemah dalam komunikasi interpersonal.

 

Kondisi ini menunjukkan adanya jarak antara kesiapan lulusan muda dan tuntutan dunia kerja.

 

Keresahan itu mendorong Nurul untuk terlibat sebagai pembicara dalam kegiatan Mentoring Career yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis Universitas Pasundan.

 

Sebagai alumni, ia kembali ke lingkungan kampus untuk berbagi pengalaman karier yang ia jalani di dunia sosial, sekaligus membuka ruang dialog yang relevan dengan tantangan yang dihadapi mahasiswa hari ini.

 

Di hadapan peserta yang mayoritas berasal dari generasi Z, Nurul menekankan bahwa keberhasilan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik.

 

Ia menilai banyak anak muda memiliki potensi besar, namun perlu memperkuat kesiapan sikap dan mental profesional agar mampu bertahan dan berkembang.

 

Dalam sesi tersebut, Nurul menyampaikan tiga bekal utama yang menurutnya penting dimiliki oleh Gen Z. Pertama, komitmen untuk bertanggung jawab dan menyelesaikan tugas dengan sungguh-sungguh.

 

Kedua, pengalaman yang dibangun melalui proses belajar, baik dari keberhasilan maupun tantangan. Ketiga, konsistensi untuk terus bertumbuh dan beradaptasi di tengah dinamika dunia kerja.

 

Menurut Nurul, dunia kerja merupakan ruang pembelajaran berkelanjutan yang menuntut kedewasaan sikap, etika, dan kemampuan bekerja sama. Oleh karena itu, edukasi karier menjadi penting untuk membantu mahasiswa memahami realitas profesional sejak dini.

 

Dari Purwakarta, Nurul Meilani terus mengambil peran sebagai jembatan pembelajaran bagi generasi muda. Melalui berbagi pengalaman dan ruang diskusi yang terbuka, ia percaya Gen Z memiliki potensi besar untuk tumbuh menjadi generasi profesional yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing.

 

Dengan bekal yang tepat serta pendampingan yang relevan, anak muda Indonesia diyakini mampu menjawab tantangan dunia kerja sekaligus memberi kontribusi positif bagi masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *