Bupati Cianjur Sebut Jalur Puncak II Solusi Kurangi Kepadatan Kendaraan di Puncak

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian.
Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian.(Cianjur Ekspres/Akmal Esa Nugraha)

CIANJUREKSPRES.ID – Pembangunan Jalur Puncak II yang menghubungkan Kabupaten Cianjur dengan Kabupaten Bogor hingga kini masih berlangsung sehingga belum dapat dimanfaatkan sebagai jalur alternatif lalu lintas, termasuk untuk arus mudik. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan jalur tersebut dapat mulai difungsikan pada tahun depan setelah seluruh pekerjaan rampung.

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, mengatakan, keberadaan jalur alternatif tersebut diharapkan menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang kerap terjadi di Jalur Puncak utama, terutama saat akhir pekan maupun musim liburan.

Menurutnya, jika pembangunan selesai sesuai rencana, Jalur Puncak II dapat menjadi akses baru yang lebih efektif bagi masyarakat yang hendak menuju kawasan Puncak maupun wilayah Cianjur.

“Rencananya jalur Puncak II ini bisa selesai antara akhir tahun ini atau tahun depan. Dengan adanya jalur ini kami berharap kemacetan yang selama ini terjadi di Jalur Puncak bisa berkurang,” ujarnya, ujarnya kepada wartawan, Kamis 12 Maret 2026.

Dia menambahkan, keberadaan jalur tersebut juga diproyeksikan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di Cianjur.

Akses yang lebih mudah menuju wilayah Cianjur, lanjutnya, berpotensi meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata, seperti Taman Bunga Nusantara maupun situs Kutatanggeuhan yang saat ini tengah dikaji sebagai kawasan wisata sejarah.

“Jika aksesnya lebih baik, wisatawan tidak lagi terhambat kemacetan. Hal ini juga diharapkan dapat mempercepat mobilitas menuju wilayah Cianjur bagian tengah hingga selatan,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa Jalur Puncak II saat ini memang belum dapat digunakan karena proses pembangunan masih berjalan.

Dia berharap setelah seluruh pekerjaan selesai, jalur tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat dan menjadi alternatif baru untuk mengurai kepadatan kendaraan di kawasan Puncak.

“Jalur Puncak II saat ini memang belum bisa digunakan karena pekerjaannya belum selesai. Kami menargetkan jalur ini bisa mulai dimanfaatkan pada tahun depan,” tuturnya.

Dengan rampungnya pembangunan Jalur Puncak II, diharapkan arus kendaraan menuju kawasan Puncak dan Cianjur menjadi lebih lancar sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *