CIANJUREKSPRES.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur menyebut bantuan dana stimulan perbaikan rumah terdampak pergerakan tanah di Kecamatan Kadupandak dan Takokak masih menunggu tahap verifikasi lapangan akhir.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi (RR) BPBD Kabupaten Cianjur, Nurzen kepada Cianjur Ekspres, Rabu 15 Juli 2026.
“Jadi update terbaru, informasi dari Deputi Rehabilitasi dan Rekontruksi BNPB untuk bantuan stimulan pergerakan tanah, kita masih menunggu verifikasi lapangan akhir,” katanya.
Nurzen menjelaskan, hingga sejauh ini, sejumlah persyaratan yang harus dilengkapi penerima manfaat dalam e-proposal telah dipenuhi BPBD Kabupaten Cianjur, sehingga pihaknya masih menunggu tahap akhir verifikasi lapangan.
“Terkait dengan informasi yang beredar di media sosial, adanya pencairan dana stimulan di Juli 2026 belum dapat dipastikan. Jangankan kami, orang BNPB pun belum bisa memastikannya, kecuali sudah ditanda tangani Menteri Keuangan,” katanya.
Selain itu, Nurzen mengatakan, dana stimulan bagi warga terdampak pergerakan tanah di Kecamatan Kadupandak dan Takokak mengunakan dana Hibah RR.
“Memang dana Hibah RR ini tahapannya cukup lama, kalau tidak salah ada 15 tahapan. Berbeda dengan dana waktu gempa 2022 lalu, yang menggunakan pola Dana Siap Pakai (DSP) hanya dua minggu dana stimulannya langsung cari,” ujarnya.
Nurzen juga mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan dana stimulan perbaikan rumah terdampak pergerakan tanah pada 2025 lalu. Namun ada perubahan pola dari DSP ke Hibah RR.
“Kita pun baru melakukan pengajuan dana stimulan melalui dana Hibah RR pada 2026 kemarin. Mudah-mudahan saja tahun ini dana stimulan tersebut bisa cair, karena semua persyaratan serta tahapannya telah ditempuh,” tukasnya.












