CIANJUREKSPRES.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur meminta masyarakat agar mewaspadai hujan dan berpotensi terjadi bencana alam.
Kabid Kedaruratan dan Logistik (BPBD) Kabupaten Cianjur, Samudra Wira Purnama mengatakan, berdasarkan peringatan dini yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) potensi hujan diperkirakan akan terjadi di Cianjur.
“Dalam peringatan cuaca dini cuaca potensi hujan di Cianjur diperkirakan pada Selasa 23 Juni 2026 hingga Rabu 24 Juni 2026 dengan intensitas sedang sampai lebat,” katanya, Selasa 23 Juni 2026.
Karena itu, lanjut dia, pihaknya meminta masyarakat terutama di wilayah rawan bencana alam banjir, longsor, pergerakan tanah, angin kencang serta pohon tumbang agar selalu waspada.
“Wilayah rawan yang sering berpotensi terjadi bencana alam akibat hujan yaitu di Cianjur selatan, seperti Kecamatan Kadupandak, Sukanagara, Cidaun, Pagelaran hingga Cijati,” tutur Samudra.
Dia menjelaskan, berdasarkan rilis dari BMKG sebagian wilayah di Indonesia saat ini tengah memasuki kemarau basah. Kemarau basah ialah potensi hujan diperkirakan masih akan terjadi.
“Sedangkan untuk puncak musim kemarau diprediksi pada Agustus sampai September. Karena itu kita terus melakukan imbauan bagi masyarakat agar selalu waspada dengan pontensi bencana alam,” kata Samudra












