CIANJUREKSPRES.ID – Semarak budaya dan nuansa religius mewarnai pembukaan Ajang Talenta Siswa (ATS) 2026 yang resmi dibuka Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian. Kegiatan tahunan tersebut menjadi ajang pengembangan potensi sekaligus pembentukan karakter generasi muda di Kabupaten Cianjur.
Prosesi pembukaan berlangsung meriah dengan penancapan gunungan wayang sebagai simbol dimulainya ATS 2026. Acara dihadiri jajaran pemerintah daerah, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, para guru pembimbing, peserta didik, hingga tamu undangan dari berbagai sekolah di Kabupaten Cianjur.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan, ATS bukan sekadar perlombaan untuk mencari juara, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengasah kreativitas, disiplin, sportivitas, dan mental positif di tengah perkembangan zaman digital.
“Ajang Talenta Siswa ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana anak-anak kita belajar menghargai proses, membangun karakter, dan mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujarnya kepada wartawan, Senin 11 Mei 2026.
Dia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, Disdikpora, guru pembimbing, dan semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan ATS menjadi bukti komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Cianjur.
Bupati juga menyoroti tantangan generasi muda yang kini hidup di dua dunia sekaligus, yakni dunia nyata dan dunia digital. Karena itu, peran guru dan orang tua dinilai sangat penting dalam memberikan pendampingan dan arahan kepada para pelajar.
“Di era sekarang, anak-anak memiliki peluang yang sangat besar untuk berkembang. Namun, mereka juga membutuhkan bimbingan agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif,” katanya.
Menurutnya, prestasi pelajar Kabupaten Cianjur yang mulai bermunculan di tingkat provinsi hingga nasional menunjukkan kualitas pendidikan daerah yang terus berkembang. Ia pun mengapresiasi dedikasi para guru dan pembina yang terus mendampingi siswa meraih prestasi.
Suasana pembukaan ATS 2026 semakin hidup dengan penampilan seni budaya Sunda yang mendapat sambutan hangat dari para peserta dan tamu undangan. Perpaduan budaya dan pendidikan tersebut menjadi simbol pentingnya menjaga kearifan lokal di tengah modernisasi.
Selain itu, duet siswa yang membawakan lagu “Kupetik Bintang” dan “Pesan Ibu” turut memeriahkan acara serta membangkitkan semangat peserta yang akan mengikuti berbagai perlombaan.
Bupati berharap ATS 2026 dapat menjadi wadah lahirnya generasi muda unggul yang mampu membawa nama baik Kabupaten Cianjur hingga tingkat nasional maupun internasional.
“Teruslah belajar, berkarya, dan berprestasi. Jadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga untuk membangun masa depan yang lebih baik,” tukasnya.












