Polisi Putar Balik Kendaraan Pawai Beduk di Tugu Kuda Kosong Sukaluyu Cianjur, Dialihkan ke Jalur Alternatif

Sejumlah mobil bak terbuka yang membawa rombongan pawai beduk diputar balik oleh Polisi di pertigaan Tugu Kuda Kosong Pos Pengamanan (Pospam) 11 Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jumat 20 Maret 2026 malam.(Cianjur Ekspres/Moch Nursidin)

CIANJUREKSPRES.ID – Sejumlah mobil bak terbuka yang membawa rombongan pawai beduk diputar balik oleh Polisi di pertigaan Tugu Kuda Kosong Pos Pengamanan (Pospam) 11 Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jumat 20 Maret 2026 malam.

Berdasarkan pantauan di lokasi, iring-iringan kendaraan seperti mobil pick up yang mengangkut peserta pawai beduk diberhentikan petugas saat melintas di Jalan Raya Bandung yang mengarah ke pusat Kota Cianjur. Selanjutnya, kendaraan tersebut diarahkan untuk berbalik ke jalur alternatif.

Kapospam 11 Sukaluyu, AKP Akhmad Tri Lesmana mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama malam takbiran.

“Untuk mengantisipasi kegiatan malam takbiran, baik dari segi kecelakaan lalu lintas maupun kriminalitas, kami terlebih dahulu melaksanakan apel gabungan yang terdiri dari 20 personel gabungan dari Puskesmas, BPBD, Pramuka, Retana, Damkar, serta aparatur pemerintah desa,” ujarnya kepada Cianjur Ekspres.

Dia menegaskan, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan takbiran keliling, khususnya menggunakan kendaraan bak terbuka yang berpotensi membahayakan keselamatan.

“Kami mengimbau jangan sampai ada yang melakukan takbiran keliling atau konvoi di atas kendaraan bak terbuka yang mengarah ke Kota Cianjur,” tegasnya.

Menurutnya, setiap konvoi kendaraan yang terpantau menuju pusat kota akan dialihkan ke jalur lain, demi menjaga kelancaran arus lalu lintas dan ketertiban umum.

“Apabila ada konvoi yang mengarah ke Cianjur, kami akan belokan ke arah alternatif lain supaya tidak mengganggu ketertiban dan lalu lintas di wilayah kota,” katanya.

Selain itu, petugas juga melakukan patroli ke sejumlah titik rawan, baik kemacetan maupun kriminalitas, dengan membagi personel di berbagai titik pengamanan.

“Kami juga melakukan patroli ke tempat-tempat rawan, baik rawan kemacetan maupun rawan kriminalitas. Personel sudah kami bagi sesuai dengan titik pengamanan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *