Pemuda di Sukaluyu Cianjur Jadi Korban Gerombolan Bermotor, Polisi Masih Telusuri Penyebabnya

Ilustrasi.(Pixabay)

CIANJUREKSPRES.ID – Seorang pemuda berinisial LI (21) diduga menjadi korban serangan gerombolan bermotor bersenjata tajam di Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Minggu, 18 Januari 2026 dinihari. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius di bagian tangan dan pinggang.

Peristiwa bermula saat korban keluar rumah untuk membeli rokok ke warung sekitar pukul 04.20 WIB. Dalam perjalanan pulang, dia melihat dua rekannya tengah berteduh karena hujan dan memutuskan untuk berhenti sejenak.

“Saya ikut duduk menemani teman-teman karena hujan. Setelah agak reda, saya berniat pulang,” katanya.

Tak lama kemudian, sekelompok pemotor datang dari arah Sukaluyu menuju Tungturunan. Namun, setibanya di lokasi, rombongan yang diduga membawa senjata tajam itu tiba-tiba berhenti dan langsung melakukan penyerangan.

“Jumlahnya sekitar empat motor, ada yang berboncengan dua dan tiga orang. Mereka langsung turun dan menyerang,” katanya.

Dia mengungkapkan, dua orang pelaku secara brutal membacoknya menggunakan senjata tajam jenis golok dan celurit.

“Golok yang diarahkan ke wajah saya tahan dengan tangan kanan, tapi celurit mengenai bagian pinggang sampai perut,” katanya.

Meski mengalami luka cukup parah, dia berusaha melarikan diri sambil meminta pertolongan warga sekitar. Melihat warga mulai berdatangan, para pelaku langsung melarikan diri.

“Meskipun sudah terluka, saya masih dikejar. Tapi setelah saya teriak minta tolong dan warga datang, mereka kabur,” katanya.

Akibatnya, dia mengalami luka serius di tangan kanan dan pinggang. Bahkan, salah satu jarinya diduga mengalami kerusakan permanen akibat urat yang terputus.

“Jari manis saya kata dokter kemungkinan tidak bisa berfungsi normal lagi karena uratnya putus,” katanya.

Dia memastikan dirinya tidak mengenal para pelaku. Dua rekannya yang berada di lokasi kejadian juga mengaku tidak mengenal gerombolan tersebut.

“Kami tidak kenal sama sekali. Kemungkinan mereka menyerang secara acak,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Sukaluyu AKP Akhmad Tri Lesmana membenarkan adanya laporan tersebut.

“Ya benar, kami masih mendalami motif kejadian, apakah target acak atau ada latar belakang lain,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *