CIANJUREKSPRES.ID – Banyaknya lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mati di sejumlah ruas jalan nasional di Kabupaten Cianjur memicu banyak pengaduan dari masyarakat. Kondisi tersebut juga dinilai meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas serta kerawanan keamanan, terutama pada malam hari.
Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan telah beberapa kali melayangkan surat resmi kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) agar segera melakukan perbaikan terhadap PJU yang mengalami kerusakan.
Kasi Perlengkapan Jalan Dishub Cianjur, Hilman Shohihuddin, mengatakan, seluruh aduan masyarakat terkait PJU yang padam telah direkap dan disampaikan melalui koordinasi dengan pihak terkait.
Menurutnya, pengadaan dan pemeliharaan PJU yang berada di ruas jalan nasional merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui Kemenhub. Beberapa ruas yang dimaksud di antaranya jalur Cianjur-Bandung, Cianjur-Puncak, By Pass, serta Lingkar Selatan.
“Seluruh aduan sudah kami rekap. Pengadaan dan pemeliharaan memang wewenang Kemenhub, namun kami di daerah membantu mendata dan bahkan sudah beberapa kali menyurati Kemenhub agar perbaikan segera direalisasikan,” ujar Hilman kepada Cianjur Ekspres, Jumat 28 Agustus 2026.
Meski kewenangan pengadaan dan pemeliharaan PJU di jalan nasional berada di pemerintah pusat, Dishub Cianjur tetap berupaya membantu menangani kerusakan yang sifatnya minor.
Hilman menyebut, tim Dishub Cianjur akan membantu melakukan perbaikan apabila kerusakan PJU masih dalam kategori ringan dan memungkinkan ditangani oleh petugas di daerah.
“Ketika ada kerusakan yang minor, tim kami bantu untuk melakukan perbaikan,” katanya.
Dishub Cianjur berharap koordinasi dengan Kemenhub tersebut dapat segera ditindaklanjuti, sehingga PJU yang mengalami kerusakan di sejumlah ruas jalan nasional dapat kembali berfungsi.
Perbaikan penerangan jalan dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, sekaligus mengurangi potensi kecelakaan dan kerawanan keamanan akibat minimnya penerangan pada malam hari.













Respon (2)