Ngaos Raos DKM Al-Amanah Hadirkan Pengajian Santai dan Interaktif

Kegiatan Ngaos Raos yang digelar di lingkungan DKM Al-Amanah DPRD Kabupaten Cianjur, Rabu 12 Agustus 2026. (Foto : Cianjur Ekspres/Moch. Nursidin)

CIANJUREKSPRES.ID – Wakil Bupati Cianjur, Ramzi Geys Thebe, hadir dalam kegiatan Ngaos Raos yang digelar di lingkungan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Amanah DPRD Kabupaten Cianjur, Rabu 12 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah para kepala OPD, ASN, anggota DPRD dan para tamu lainnya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian sekaligus penutupan Diklat Iman dan Takwa, yang diselenggarakan DKM Al-Amanah bekerja sama dengan jamaah tabligh Al-Waini BLK Cianjur.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur dari Fraksi NasDem, Rustam Efendi, mengatakan, Ngaos Raos merupakan kegiatan pengajian mingguan yang rutin dilaksanakan oleh jamaah tabligh, khususnya Jamaah Al-Waini BLK Cianjur.

“Kegiatan Ngaos Raos ini merupakan bagian dari rangkaian sekaligus penutupan kegiatan Diklat Iman dan Takwa yang diselenggarakan DKM Al-Amanah,” kata Rustam kepada Cianjur Ekspres.

Menurutnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di sejumlah masjid dan wilayah di Kabupaten Cianjur. Konsep pengajian tersebut memiliki keunikan karena dilaksanakan secara terbuka atau outdoor dengan suasana yang lebih santai.

Para jamaah tidak hanya menyimak materi keagamaan yang disampaikan ustaz atau mubalig, tetapi juga dapat menikmati hidangan makanan dan minuman selama kegiatan berlangsung.

“Setelah penyampaian materi juga dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Jadi ada komunikasi dua arah antara mubalig dengan jamaah,” ujarnya.

Konsep tersebut dinilai membuat suasana pengajian menjadi lebih hidup dan komunikatif. Jamaah diberikan ruang untuk menyampaikan pertanyaan maupun persoalan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Selain di lingkungan DKM Al-Amanah DPRD Kabupaten Cianjur, kegiatan Ngaos Raos juga telah digelar di sejumlah lokasi lainnya, di antaranya DKM Al-Muhajirin dan di tempat lainnya.

Ngaos Raos merupakan kegiatan rutin yang bertujuan menghadirkan suasana pengajian yang lebih dekat dengan masyarakat.

Konsep terbuka dan santai diharapkan dapat membuat masyarakat lebih nyaman mengikuti kegiatan keagamaan. Pengajian tidak harus selalu berlangsung secara formal di dalam ruangan, tetapi dapat dikemas secara santai tanpa mengurangi substansi nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.

Melalui sesi dialog dan tanya jawab, masyarakat juga memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan mubalig, serta mendapatkan pemahaman keagamaan yang berkaitan dengan persoalan kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Ngaos Raos di DKM Al-Amanah DPRD Kabupaten Cianjur sekaligus menjadi penutup rangkaian Diklat Iman dan Takwa. Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi dapat mendorong peserta untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta memperkuat silaturahmi di tengah masyarakat.

Konsep pengajian yang santai, terbuka, dan interaktif tersebut juga menjadi salah satu upaya menghadirkan kegiatan keagamaan yang lebih mudah diterima berbagai kalangan, khususnya masyarakat yang menginginkan suasana belajar agama yang komunikatif dan tidak kaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *